Pengusahan Hiburan Malam Diciduk Tim Pegasus Polrestabes Medan, Ini Kasusnya

/

/ Kamis, 02 Mei 2019 / 18.22 WIB

dailysatu.com-Seorang Pengusaha hiburan malam  diamankan petugas Tim Pegasus Satreskrim Polrestabes Medan karena terlibat kasus penganiayaan secara bersama-sama.

Dua pelaku saat ini resmi di tahan di Mapolrestabes Medan. Terhadap kedua pelaku juga akan dilakukan tes urine. Kasat Reskrim Polrestabes Medan, AKBP Putu Yudha Prawira dalam keterangannya, Kamis (2/5/2019) menyebutkan, kedua pelaku yang juga masih memiliki hubungan saudara yakni, Lienawati,51,dan seorang wanita Lisam,48.

"Benar kita telah mengamankan dua pelaku tindak pidana secara bersama-sama melakukan tindakan kekerasan atau penganiayaan,"kata Kasat.


Lebih jauh, kronologis kasus ini bermula saat korban, Ramlihati dan Gunawan yang masih bersaudara dengan ke dua pelaku datang ke rumah mendiang ibu mereka di Jalan Gatot Subroto, Kelurahan Petisah Tengah, Kecamatan Medan Petisah guna melaksanakan sembahyang peringatan 49 hari meninggalnya ibu mereka. Setelah sembahyang korban naik ke lantai 4 dan ngobrol dengan sopir mendiang ibu korban, Rizal.


Namun, saat sedang asik ngobrol pelaku, Lienawati tiba-tiba menyela obrolan tersebut.  Tak lama berselang terjadi percekcokan antara para pelaku dan korban hingga berujung ke penganiayaan secara bersama-sama.


Atas kejadian itu, korban membuat laporan ke Mapolrestabes Medan. Atas laporan itu, petugas langsung mengamankan tersangka yang saat itu sedang berada di rumahnya. Saat penangkapan kuasa hukum pelaku sempat berusaha menghalang-halangi petugas, namun akhirnya pelaku berhasil diamanakan ke Mapolrestabes Medan.


"Pelaku kita tangkap saat sudah berada di rumah. Bukan saat sedang beribadah. Dan keduanya kini sudah resmi di tahan di Mapolrestabes Medan,"katanya.


Atas perbuatannya, para pelaku dipersangkakan melanggar Pasal 170 Jo Pasal 351 tentang Secara Bersama-sama Melakukan Tindakan Kekerasan Atau Penganiayaan dengan ancaman hukuman di atas 5 tahun penjara.(ds/woe)
Komentar Anda

Berita Terkini