Enam Kali Masuk Penjara, Adi Bopeng Kembali Ditangkap Polisi, Ini Kasusnya

/

/ Rabu, 01 Mei 2019 / 13.07 WIB

dailysatu.com-Meskipun sudah 6 kali masuk penjara, ternyata tidak buat Andi Boy alias Andi Bopeng, 29, warga Jalan Sei Kera Gang Indah Lola Kel. Sei Kera Hulu Kec. Medan Perjuangan ini tobat.

Bahkan dirinya malah nekat merampok tas milik seorang wanita yang membuatnya kembali masuk penjara, setelah ditangkap Petugas Tim Pegasus Unit Pidum Satreskrim Polrestabes Medan dari rumah familinya di Perumahan di Kota Binjai, Selasa (30/4/2019).


Kasatreskrim Polrestabes Medan, AKBP Putu Yuda Prawira mengatakan ditangkapnya kembali tersangka yang merupakan seorang residivis dikarena telah melakukan perampokan terhadap Anni Diana,32, warga Jalan Deli Tua, Medan Kec. Medan Perjuangan saat berada berada di Jalan Deli Tua Medan, Kel. Pandau Hilir, Kec. Medan Perjuangan, Rabu (24/4/2019 ) sekitar pukul 10.06 Wib.


" Pada saat itu korban mau masuk ke dalam mobilnya, kemudian dari arah belakang dipepet dengan sepeda motor merk Honda Beat warna putih BK 6594 AID. Tersangka dengan amat sangat cepatnya menarik tas sandang warna hitam milik korban berisikan 2 unit Hp merk Samsung Type Galaxy Note 8, OPPO Type F1 64 GB," terang Kasatreskrim didampingi Panit Pidum, Ipda Totok Hartanto, Rabu (1/5/2019).


Tidak senang barang-barangnya dirampas, korban yang mengalami kerugian sebesar Rp 13 juta inipun lalu melaporkannya ke Polrestabes Medan. " Begitu kita terima laporan pengaduannya, personel Pegasus Satreskrim Polrestabes Medan melakukan penyelidikan dan berkat adanya rekaman CCTV di seputaran TKP, ciri-ciri tersangka inipun berhasil diketahui," pungkasnya.


Hingga akhirnya, Selasa (30/4/2019) sekitar pukul 17.00 E, petugas pun berhasil mengendus keberadaan tersangka yang berada di sebuah perumahan Binjai Kota. " Begitu dapat informasi tersangka sedang tidur di rumah familinya di perumahan Kota Binjai langsung kita sergap dan dengan mudah kita berhasil menangkapnya," ucapnya sambil menambahkan dengan menyita 1 buah celana pendek warna abu abu yang digunakan pada saat melakukan kejahatannya.


Berdasarkan hasil interogasi masih ditambahkan Kasatreskrim, kalau tersangka ini mengakui perbuatannya yang telah melakukan pencurian dan perampokan itu sendirian. Bahkan HP hasil curiannya tersebut telah dijualnya kepada adik iparnya yang bernama Ewin yang kini masih dalam pengejaran.

"Berdasarkan catatan polisi, tersangka merupakan 6 kali residivis kasus pencurian di tahun 2008 divonis 1 tahun 2 bulan penjara. Tahun 2010 divonis 2 tahun 6 bulan penjara, tahun 2012 divonis 6 bulan penjara, tahun 2012 divonis 10 bulan penjara dan di tahun 2013 divonis 2 tahun 6 bulan penjara serta tahun 2016 vonis 4 tahun penjara," tutupnya.(ds/woe)
Komentar Anda

Berita Terkini