Pemko Medan Diminta Terapkan Perda Parkir

/

/ Senin, 15 April 2019 / 09.32 WIB

dailysatu.com- Perda Pajak Parkir diharapkan dapat memberikan kenyamanan pengguna parkir dan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Pemko Medan diharapkan melakukan pengawasan terhadap penerapan Perda dan memberikan sanksi yang tegas kepada pengelola parkir jika terbukti melanggar.

Penegasan itu disampaikan angota DPRD Medan Deni Maulana Lubis SE (Nasdem) saat menggelar sosialisasi ke IX Tahun 2019 Perda Kota Medan No 1 Tahun 2017 tentang perubahan atas Perda No 10 Tahun 2011 tentang Pajak Parkir di Jalan Marelan Pasar 3 Barat Komplek Marelan Indah Sumbawa, Kelurahan Rengas Pulau, Kecamatan Medan Marelan, Minggu (14/4/2019). Sosialisasi dihadiri tokoh masyarakat, tokoh agama dan ratusan warga.

Dilatakan Deni Maulana Lubis, perlu ada ketegasan Perda dari Pemko Medan kepada pengelola parkir. Sehingga tercipta kenyamanan bagi pengguna jasa parkir. "Tentu pengguna jasa parkir juga harus mengetahui hak dan kewajibannya," ujar Deni.

Untuk itu, sosialisasi harus dilakukan dan dipastikan seluruh pemilik pengelola parkir harus mengetahui ketentuan dalam Perda. Dan jika terjadi pelanggaran harus diberikan sanksi tegas.

Diuraikan Deni, seperti dalam Perda pada BAB II Pasal 3 disebutkan, penyelenggaraan tempat parkir perkantoran, kedutaan, konsulat dan perwakilan negara asing tidak termasuk sebagai objek pajak.

Namun yang menjadi objek pajak parkir sebagaimana diatur Pasal 3 ayat 2 adalah penyelenggaraan tempat parkir oleh Pemerintah dan tempat parkir di luar badan jalan, baik yang disediakan sebagai usaha dan termasuk penyediaan tempat penitipan kendaraan bermotor.

Sedangkan dalam ayat 2 yang tidak menjadi objek parkir yakni penyelengaraan tempat parkir di kantor pemerintah yang berbentuk layanan umum dan badan usaha milik negara.

Diketentuan lain seperti di BAB XIII A pasal 32 C disebutkan,  penyelenggara tempat parkir wajib bertanggungjawab atas kehilangan kendaraan yang hilang akibat kelalaian penyelengara parkir.

Dijelaskan, yang dimaksud dengan kehilangan adalah kehilangan sebahagian atau keseluruhan. Termasuk juga kerusakan kendaraan pada saat sedang parkir yang dapat dibuktikan oleh pemilik kendaraan.

Seperti diketahui, Perda Pemko Medan No 1 Tahun 2017 tentang perubahan atas Perda No 10 Tahun 2011 tentang Pajak. Parkir terdiri XVI BAB dan 40 Pasal. Perda tersebut disahkan 13 Oktober 2011 dan direvisi kembali menjadi Perda No 1 Tahun 2017 . Sebab, Perda No 10 Tahun 2011 terkait pengaturan tarif parkir sudah tidak sesuai lagi dengan perkembangan pembangunan kota. (ds/romisyah)
Komentar Anda

Berita Terkini