Dalam Sepekan Polsek Medan Labuhan Amankan 8 Tersangka

/

/ Selasa, 09 April 2019 / 13.12 WIB
dailysatu.com - Polsek Medan Labuhan kembali  paparkan sejumlah kasus tindak pidana kejahatan yang berhasil diungkap dalam sepekan terkahir di wilayah hukumnya.

Kasus yang dipaparkan tersebut antara lain, pencurian dengan kekerasan (Curas), bajing loncat dan pencurian dengan pemberatan (Curat).

Dalam pengungkapan ini, tiga pelaku Curas, dua bajing loncat dan satu pelaku Curat berhasil diamankan.

Selain mengamankan para tersangka, dari pengungkapan ini, polisi juga menyita barang bukti hasil kejahatan berupa sepeda motor Yamaha Vega pelat BK 5951 XA, 2 unit Handphone, 2 goni pakan ternak, 6 kotak perlatan bayi, kulkas, lemari plastik dan STNK serta BPKB.

"Pengungkapan ini berdasarkan informasi dari masyarakat yang resah dengan tindak kejahatan di wilayah hukum Polres Pelabuhan Belawan," ujar Kapolsek Medan Labuhan, Kompol Rosyid Hartanto didampingi Wakapolsek, AKP Ponoji dan Kanit Reskrim, Iptu Bonar Pohan dalam siaran persnya di Mapolsek Medan Labuhan, Selasa (9/4/2019).

Selain itu, mantan Wakasatres Narkoba Polrestabes Medan ini menegaskan, pengungkapan yang dilaksanakan tersebut merupakan atensi dari bapak Kapolres Pelabuhan Belawan, AKBP Ikhwan Lubis SH MH untuk mewujudkan kondusiftas di wilayah hukum Polres Pelabuhan Belawan.

"Ini merupakan instruksi dari Kapolres Belawan guna menciptakan keamanan, ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang kondusif," tegas Rosyid.

Untuk itu, Rosyid kembali menegaskan pihaknya terus melakukan penindakan segala bentuk kejahatan yang meresahkan masyarakat. Terlebih lagi, menjelang pesta demokrasi yang akan datang, Rabu, 17 April 2019.

"Kita akan terus menindak semua bentuk tindak kejahatan yang meresahkan. Sehingga masyarkat merasa aman dan nyaman," tandas Alumnus Akpol 2004 seraya menambahkan untuk para pelaku Curas dijerat pasal 365 KUHPidana dengan ancaman 9 tahun penjara.

Sedangkan para tersangka bajing loncat dan pelaku Curat masing-masing dijerat pasal 363 KUHPidana dengan ancaman 7 tahun penjara.(ds/02)
Komentar Anda

Berita Terkini