Astaga! Ketua DPRD Gunungsitoli Kembali Dilaporkan

/

/ Kamis, 11 April 2019 / 19.54 WIB

dailysatu.com - Ketua DPRD Kota Gunungsitoli, Sumatera Utara, Herman Jaya Harefa S.Pdk, kembali dilaporkan, Kamis (11/4) pagi.

Untuk kali ini, secara resmi Herman yang juga caleg Partai Demokrat tersebut dilaporkan ke Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Gunungsitoli atas kejanggalan surat keterangan catatan kepolisian (SKCK).

Ditemui dailysatu.com, Markus Ka'ide Hulu, Pelapor, menyebut bahwa SKCK yang diserahkan Herman ke KPUD Kota Gunungsitoli saat mendaftar menjadi calon legislatif (Caleg) 2019 tidak sesuai dengan fakta.

Menurutnya, Herman pernah terjerat kasus hukum pada Tahun 2009, dan dijatuhi vonis Tahun 2010 oleh Pengadilan Negeri Gunungsitoli selama 6 bulan penjara dengan masa hukuman percobaan 1 Tahun.

"Saya menduga, SKCK Herman sebagai syarat menjadi caleg tidak benar adanya. Sesuai SKCK yang diterbitkan Polres Nias pertanggal 09 Juli 2018, menyatakan ia tidak memiliki catatan atau keterlibatan dalam kegiatan kriminal apapun. Sedangkan faktanya, Herman pernah terjerat kasus hukum bahkan di vonis bersalah terkait kasus pencemaran nama baik kepala daerah, "beber Markus.

Lanjut Markus, Bawaslu Kota Gunungsitoli dan KPUD Kota Gunungsitoli diharapkan segera mengevaluasi kembali kelengkapan administrasi yang telah diserahkan Herman sebelumnya.

"Tadi saya sudah memberikan sejumlah bukti pendukung kepada Bawaslu. Mohon agar mereka mengkaji ulang kebenaran SKCK Herman tersebut, "pungkasnya.

Sementara kepada dailysatu.com, Welman Meysokhi Ziliwu SH, seorang Staf Bawaslu Kota Gunungsitoli, membenarkan laporan yang dilayangkan Markus Ka'ide Hulu.

"Laporannya kami pelajari dulu, setelah itu diteruskan ke pimpinan. Untuk isi laporan, terkait SKCK oknum caleg, "ujar Welman singkat. (ds/Ris)
Komentar Anda

Berita Terkini