Warga Kota Medan tak Dipungut Retribusi Jasa Layanan Kesehatan di Puskesmas

/

/ Selasa, 05 Maret 2019 / 12.00 WIB
BERHAK DILAYANI --- Anggota DPRD Medan, Ratna Sitepu menerangkan bahwa warga pemilik KTP Medan tidak dibebankan biaya retribusi karena sudah ditanggung Pemko Medan. Foto: IST

dailysatu.com-Bagi warga Kota Medan yang memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP)/KRT/KS atau kartu jaminan/asuransi kesehatan lainnya tidak dipungut biaya retribusi jasa layanan kesehatan di Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) sekota Medan.


Hal itu dikatakan Ketua Fraksi Partai Hanura DPRD Medan, Hj Ratna Sitepu, SH, MKn, saat menggelar Sosialisasi ke-IV Perda No.7 tahun 2016 tentang Retribusi Pelayanan Kesehatan di Jalan Tinta, Ayahanda, Air Bersih, Medan, Sabtu (2/3) siang.


"Pada Bab VI Pasal 11 Perda No.7 tahun 2016 tentang Retribusi Pelayanan Kesehatan, sudah diatur mengenai jasa layanan kesehatan terhadap warga Kota. Warga dapat berobat ke Puskesmas dan tidak dipungut biaya," ungkap Ratna.


Pelayanan serupa juga berlaku terhadap keluarga miskin, anak jalanan, korban kekerasan juga dibebaskan dari retribusi layanan kesehatan di Puskesmas.


Sesuai dengan Bab IX Pasal 16 perda tersebut, pembayaran retribusi untuk keluarga miskin, anak jalanan, korban kekerasan dan yang dipersamakan dan kelompok tertentu dibebankan kepada pemda.


"Sehingga walau tidak punya kartu KIS namun masih punya KTP, kita bisa berobat ke Puskesmas dengan gratis," imbuhnya.


Dia juga mendorong, Perda No.7 tahun 2016 perlu disempurnakan. Sebab, definisi wajib retribusi kesehatan pada perda ini belum dijabarkan secara jelas.


Seperti pada Bab II Pasal 5 perda ini disebutkan, bahwa wajib retribusi pelayanan kesehatan adalah orang pribadi atau badan yang menurut ketentuan peraturan perundang-undangan retribusi diwajibkan untuk melakukan pembayaran retribusi, termasuk pemungut atau pemotong retribusi tertentu.


"Perda ini perlu penyempurnaan. Karena belum jelas, retribusi yang dimaksud mencakup retribusi apa. Sebab, yang kita tahu berobat ke Puskesmas gratis," tukas Ratna.(ds/romisyah)



Komentar Anda

Berita Terkini