Warga Keluhkan Jalan Urung Kompas Kupak Kapik

/

/ Sabtu, 16 Maret 2019 / 19.41 WIB
dailysatu.com- Sejumlah warga mengeluhkan kerusakan badan jalan disepanjang Jalan Urung Kompas, Kecamatan Rantau Selatan, Kabupaten Labuhanbatu.

Kupak kapik-nya sejumlah titik badan jalan tersebut, diduga dikarenakan puluhan truk-truk pengangkut tanah uruk (tanah timbun) yang lalulalang dijalan tersebut.

Akibat kerusakan badan jalan tersebut dikhawatirkan akan menjadi rawan kecelakaan. Hal tersebut, dikeluhkan sejumlah warga baik yang berdomisi disekitar jalan itu maupun warga yang sering melintasi jalan tersebut.

" Selama ada truk-truk cold diesel pengangkut tanah timbun ini jadi cepat rusak jalan ini" keluh Tipah diamini  warga setempat lainnya saat berada diwarung pinggir jalan.

Selain mengakibatkan kerusakan badan jalan, truk-truk pengangkut tanah itu juga mengakibatkan polusi udara. Tak jarang para pengendara menutup mulut dan hidung saat melintasi jalan dikarenakan abu yang dihasilkan dari puluhan truk yang mondar mandir tersebut.

Sama seperti Tipah, Budi seorang pengendara yang sering melintasi jalan tersebut juga mengeluhkan hal yang sama, selain kerusakan jalan, saat berpapasan dengan truk-truk pengangkut tanah timbun itu dirinya juga mengaku kesal lantaran polusi udara yang dihasilkan truk tersebut.

" Berabu kalau berpapasan dengan truk-truk itu, polusi, sesak napas, sakit mata" katanya kesal.

Pantauan awak media disepanjang Jalan Urung Kompas tersebut, sedikitnya ada 6 (enam) titik kerusakan, diperkirakan dua meter kali dua meter (2m x 2m). Hal tersebut dikhawatirkan akan menjadi penyebab kecelakaan dan polusi udara, baik yang ditimbulkan truk pengangkut tanah maupun abu yang ditimbulkan dari badan jalan yang rusak.(ds/Aji)
Komentar Anda

Berita Terkini