TP4D Kejari Paluta Tak Maksimal Awasi Pembangunan

/

/ Sabtu, 23 Maret 2019 / 21.12 WIB

dailysatu.com- DPC LSM BARA API Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) menilai bahwa keberadaan Kejaksaan Negeri (Kejari) Paluta sebagai Tim Pengawal, Pengaman Pemerintahan dan Pembangunan Daerah (TP4D) dinilai belum maksimal dalam melakukan pengawasan pembangunan di Paluta.

Hal itu disampaikan Ketua DPC LSM BARA API Paluta,Mora Bangun Simbolon kepada dailysatu.com, Sabtu 23 Maret 2019.

Menurut Mora setelah Kejari Paluta melakukan MoU atau Nota Kesepahaman dengan SKPD di lingkungan Pemkab Paluta seperti pada tahun anggaran 2018 para stakeholder pembangunan di Paluta, seperti jajaran dinas pemerintahan di Kabupaten ini terkesan menjadi merasa aman.

"Jika dulu para Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) gamang dalam melangkah karena khawatir dalam melanggar ketentuan hukum saat melaksanakan pekerjaan, maka kini mereka bersemangat dan nyaman melaksanakan pekerjaannya karena ada pendampingan intensif dari  TP4D Kejari Paluta,” sebut Mora.

TP4D diduga mengecek tahap pertahap hingga detail dari setiap pekerjaan yang didampingi yang tidak berdasarkan panduan kontrak yang sudah ditandatangani oleh para pihak pelaksana pekerjaan.

Padahal lanjutnya Lewat pendampingan TP4D, seharusnya, TP4D bisa mencegah sejak dini agar tak ada lagi yang namanya permainan kontrak pekerjaan yang berpotensi pada kebocoran anggaran proyek tersebut.

TP4D Kejari Paluta juga harus memberikan pendampingan dan pengawalan kepada para kepala desa (kades) se-Kabupaten Paluta terkait pemanfaatan Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD), yang dikucurkan pemerintah langsung ke rekening pemerintah desa yang menerima dana tersebut.

Melihat dari kaca mata nya Mora Bangun Simbolon mengaku Pendampingan TP4D Kejari Paluta terkait Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) ini juga seharusnya bertujuan agar tidak terjadi penyimpangan, tapi secara visual saja realisasi anggarannya tidak efektif dan perekonomian desanya justru tersendat.(ds/Malik)
Komentar Anda

Berita Terkini