Terkait Pengangguran Digaji, Ini Penjelasan Djarot

/

/ Minggu, 24 Maret 2019 / 15.15 WIB

dailysatu.com-Telah beredarnya di Media Sosial tentang program Calon Presiden nomor urut 01 Ir.Jokowi Ma'aruf Amin yakni setiap pengangguran yang ada di lndonesia akan mendapatkan gaji dari pemerintah walaupun tidak bekerja.


Mendengar pernyataan tersebut Djarot Saiful Hidayat selaku Tim Sukses pasangan Capres dan Cawapres nomor urut 01, membantah dengan pernyataan bahwa setiap pengangguran digaji oleh pemerintah.


"Bukan Digaji, kita berikan kartu pra kerja terhadap mereka yang menganggur, dan ini akan diarahkan juga diikutkan training balai balai latihan kerja," kata Djarot didampingi Ketua TKD Asahan Rosmansyah saat diwawancarai awak media disela sela acara deklarasi Jokowi Maaruf yang dihadiri partai pendukung dan relawan, Sabtu 23 Maret 2019.


Djarot pun menjelaskan tidak hanya menyiapkan kartu pra kerja Pak Jokowi dan Ma'aruf Amin pun sudah menyiapkan beberapa kartu seperti kartu untuk kuliah bahkan tidak hanya bisa kuliah di indonesia kartu tersebut juga bisa digunakan untuk kuliah diluar negri.


"Ini akan bersumber dari APBN jika program ini berjalan dengan lancar,atau terpilih sebagai presiden kembali," tegas Djarot.


Sementara Ketua TKD Asahan Rosmansyah siap memenangkan pasangan Jokowi Ma'aruf Amin di Asahan dengan target suara 60% atau lebih karena seluruh komponen yang mendukung Jokowi Ma'aruf Amin akan bekerja keras untuk memenangkan di pilpres.


"Kita sudah skala kan jumlah suara Jokowi Maaruf di Asahan, dan kami melakukan analisanya dari pilgubsu waktu Djarot mencalon sebagai Cagubsu, dan mungkin suara Djarot yang kemarin tidak akan lari untuk pak Jokowi Ma'aruf Amin," harap Rosmansyah.(ds/dicky saragi)
Komentar Anda

Berita Terkini