Paul MA Simanjuntak : Pihak Pemko dan Polisi Harus Siaga di Lokasi

/

/ Sabtu, 23 Maret 2019 / 09.39 WIB

dailysatu.com- Terkait tarif parkir di sekitaran arena Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) yang "mencekik leher" sebesar Rp25-35 ribu untuk kobil dan Rp.5-10 ribu untuk sepeda motor.

Anggota Komisi D DPRD Medan Paul Mei Anton Simanjuntak kepada wartawan, Jumat (22/3) via selularnya mengatakan, kutipan tersebut sudah benar-benar keterlaluan. "Itu sudah keterlaluan".

Ia juga menyebutkan, pihak Dishub Kota Medan seharusnya memantau parkir yang ada di Kota Medan. Kalau ada parkir liar, segera tertibkan dan lapor ke Polisi agar ditangani karena pengutipan yang dilakukan oknum tidak bertanggungjawab itu, sama dengan Pungli. Kalau Pungli, sudah seharusnya ditangani Polisi sebagai aparat keamanan.

Di even sebesar PRSU, semua pihak seharusnya benar-benar melakukan tugasnya dan mengecek kondisi lapangan. Jangan ada nanti kebocoran ataupun oknum tidak bertanggungjawab justru menjadikan kegiatan itu untuk kepentingan pribadi, ujarnya.

Sebagai contoh, para pemuda yang tidak bekerja harusnya ditampung dan dipekerjakan sesuai dengan kemampuan yang dimilikinya. Dengan begitu, para pemuda tersebut tidak melakukan pengutipan liar dengan alasan parkir.

“Kalau mengutip parkir sesuai dengan tarif yang ditentukan, masih lumayan. Ini, sudah liar malah menetapkan tarif parkir yang sangat tinggi sehingga meresahkan masyarakat dan pengunjung,” ujar Politisi PDI Perjuangan itu.

Untuk itu, Paul meminta kepada aparatur Pemko Medan dan kepolisian agar siaga di lokasi untuk menertibkan orang-orang yang seenaknya mengutip biaya tidak masuk akal.

 Mahalnya parkir tersebut dapat mengurangi jumlah pengunjung. Padahal Gubsu mengimbau agar masyarakat beramai-ramai ke PRSU.

"Tapi, jika uang parkirnya sampai mencekik leher, nanti masyarakat malah enggan datang ke sana. Belum lagi karcis masuknya Rp.20 ribu di hari biasa dan Rp.25 ribu hari libur juga tergolong mahal, ujar Caleg PDI Perjuangan itu mengakhiri.(ds/romisyah)

Komentar Anda

Berita Terkini