Pasca Pipa Uap Proyek PLTP Sarulla Meledak, Ini Kata Pihak Perusahaan

/

/ Rabu, 06 Maret 2019 / 07.54 WIB
dailysatu.com - Pasca ledakan yang terjadi di Pipa Uap Proyek PLTP Sarulla di Desa Simataniari, Kecamatan Pahae Julu Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) Sumut, Selasa (5/3/2019) sekira pukul 13:30 Wib. Yang mengakibatkan 1 pekerja tewas, sementara 2 lainnya mengalami luka bakar.

Pihak perusahaan Sarulla Operations Ltd, yang diwakili oleh, Rangga Wirapasa selaku V.P External Relations dan Corporate Counsel mengirimkan press release terkait tragedi tersebut.

Dalam klarifikasi yang dikirim melalui surar elektronik ke redaksidailysatu.com, Rabu (6/3/2019) mengatakan pihaknya sangat menyesalkan kejadian tersebut, dan memberikan dukungan serta bantuan kepada semua pihak terkait dalam masa sulit ini.

Insiden ini terjadi karena adanya kebocoran pipa yang mengakibatkan keluarnya uap ke udara, dan menghasilkan suara yang sangat bising di area Namora I Langit (NIL), Pahae Julu. Penyebab kebocoran tersebut saat ini dalam penyelidikan. Kegiatan operasi di NIL saat ini diberhentikan.

Ledakan Tewaskan Seorang Pekerja

Sementara itu, data yang diperoleh dailysatu.com. Korban yang tewas dalam ledakan itu adalah Junaedi sebagai Chif Electric PT Bormindo. Korban luka yaitu Dony (44) Mandor PT Bormindo warga Duri Riau, mengalami luka bakar dibagian tangan sebelah kanan dan luka bakar dikedua kaki.

Febrianto (31) sebagai blurf man PT Bormindo, warga Duri Riau. Mengalami luka bakar di leher sebelah kiri. Saat ini kedua korban luka masih dirawat di klinik emergency SOL. Korban tewas dievakuasi ke RSU Tarutung untuk Visum.

Kapolres Taput AKBP Horas M Silaen MPsi melalui Kasubbag Humas Aiptu Sutomo MS mengatakan, dari keterangan Febrianto kepada Polisi menjelaskan, ledakan tersebut terjadi akibat pipa Plank Connection yang sudah mengalami kebocoran.
5 menit sebelum terjadi ledakan, Chip Electric Junaedi masih berdampingan dengan jarak 10 meter dari sumber ledakan. Pada pukul 15.10 Wib, pihak PT Bormindo sudah menemukan pekerja Chip Electric Junaedi dalam keadaan meninggal dunia.

"Kita masih melakukan pengamanan di lokasi. Sementara Pihak PT Bormindo masih melakukan perbaikan", ujar Aiptu Sutomo MS. (Bisnur Sitompul)


KOREKSI. berita ini mengalami perubahan judul setelah Rangga Wirapasa selaku V.P External Relations dan Corporate Counse PT Sarulla Operation Ltd mengirimkan surat elektronik berupa koreksi bahwa yang meledak adalah pipa uap bukan pipa gas.

Terimakasih atas koreksinya.


Tertanda


Romi Irwansyah
Pimpinan Redaksi
Komentar Anda

Berita Terkini