Dibacok Pencuri, Nenek Umur 79 Tahun ini Berlumur Darah

/

/ Selasa, 19 Maret 2019 / 19.28 WIB
Foto: Seorang nenek korban pembacokan oleh pencuri di Siatas Barita Kabupaten Taput. (ds/Bisnur Sitompul)

dailysatu.com - Ronia Pasaribu (79), seorang nenek yang juga pengusaha pondok Parsalakan di Desa Pansurnapitu Kecamatan Siatas Barita (Taput) Sumut, ditemukan berlumuran darah di tempat usahanya, Senin (18/3/2019) sekira pukul 18.30 Wib.

Informasi diperoleh dailysatu.com, korban pertama sekali ditemukan oleh cucunya bernama Desria Sibarani (17). Saat itu ia melihat neneknya telah tertunduk lemah dan berlumuran darah. Ia lalu menelpon Bapaknya bernama Mannen Sibarani sambil mengatakan "Bapak, lihat dulu nenek sudah dibacok orang". Tidak lama kemudian Mannen Sibarani bersama sejumlah warga menuju tempat usaha ibunya yang tak jauh dari rumahnya tersebut.

Setelah tiba di rumah sekaligus juga tempat usaha ibunya, Mannen Sibarani melihat ibu kandungnya telah menunduk dan berlumuran darah. Karena tidak kuat melihat kondisi ibunya itu, sejumlah warga lalu membawanya ke Rumah Sakit Tarutung. Anak korban ini lalu melaporkan kejadian yang menimpa ibunya ini ke Polres Taput.

Kapolres Taput AKBP Horas M Silaen MPsi melalui Kasubbag Humas Aiptu Sutomo MS, Selasa (19/3/2018) mengatakan, Ronia Pasaribu menjadi korban pencurian dengan kekerasan. Hal itu karena dari penyelidikan sementara di TKP, korban dibacok oleh pelaku pencurian dikedua tangan dan luka dibagian kepala.

"Polisi masih mengejar pelaku yang ingin mencuri di tempat korban. Mungkin korban melawan sehingga terluka. Dari keterangan saksi-saksi, pelaku sudah dikenal", ujar Aiptu Sutomo MS. (Bisnur Sitompul)

Komentar Anda

Berita Terkini