2.500 Guru Maghrib Mengaji Dibina Pemko Medan

/

/ Kamis, 14 Maret 2019 / 20.59 WIB
dailysatu.com -   Wakil Walikota Medan Ir H Akhyar Nasution MSi membuka acara Sosialisasi dan Pembinaan Guru Maghrib Mengaji se- Kota Medan di Hotel Soechi Medan, Kamis (14/3) pagi. 

Tujuan sosialisasi ini digelar, untuk meningkatkan kapasitas guru maghrib mengaji sekaligus mewujudkan visi dan misi Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi MH guna menjadikan Kota Medan menjadi kota yang religius dan madani.
Sosialisasi yang berlangsung selama lima hari, mulai 12-16 Maret mendatang diikuti sebanyak 2.500 guru. Agar sosialisasi berjalan efektif, peserta dibagi menjadi lima gelombang. Setiap harinya diikuti 500 orang guru dengan menghadirkan sejumlah narasumber yang berkompeten di bidang agama Islam seperti  akademisi dari Universitas Islam Negeri Sumatra Utara (UINSU).

Dalam arahannya, Wakil Walikota mengatakan, sosialisasi dan pembinaan terhadap para guru Maghrib Mengaji se-Kota Medan tersebut sangat penting dan bermanfaat. Sebab, melalui guru Maghrib Mengaji diharapkan mampu menjadi jembatan ilmu untuk mencerdaskan anak didiknya. Dengan demikian nantinya akan lahir generasi penerus bangsa yang beradab, penuh sopan santun dan mencintai Al-Qur’an.   

‘’Pemko Medan memiliki tanggung jawab untuk memberikan pembinaan bagi seluruh guru Maghrib Mengaji yang di Kota Medan lantaran  secara faktual kegiatan Maghrib Mengaji masih tetap berjalan. Oleh karenanya perlu dilakukan pembinaan sehingga  seluruh guru Maghrib Mengaji memiliki bekal yang cukup dalam mengajar dan mendidik. Insya Allah nantinya akan lahirlah generasi yang tidak hanya mencintai Al-Qur’an, namun juga generasi yang beradab dan penuh sopan santun,’’ kata Wakil Wali Kota.
Dalam kesmpatan itu, Akhyar pun berpesan agar mereka menjadi motor penggerak kebersihan baik di rumah maupun di tengah-tengah tetangga. Jika ini berjalan, Wakil Wali Kota optimis persoalan sampah akan teratasi sehingga Kota Medan bersih dari sampah.

‘’Saya tidak bosan-bosannya mengingatkan, kepada kita semua agar berperan menjaga kebersihan lingkungan. Apalagi sebagai seorang Muslim, kita sama-sama mengetahui bahwa segala hal dalam kehidupan kita sudah ada anjurannya dalam Al-Quran, termasuk masalah kebersihan dan keindahan. Jadi sudah sewajarnya sebagai manusia yang beriman, kita menyadari bahwa kebersihan merupakan bagian dari iman,’’ pungkasnya.

Sebelumnya Kabag Sospen Kota Setda Kota Medan Khoiruddin Rangkuti dalam laporannya menjelaskan, sosialisasi ini merupakan kegiatan rutin Pemko Medan dalam rangka peningkatan kapasitas seluruh guru Maghrib Mengaji yang ada di Kota Medan. Melalui sosialisasi, diharapkan kegiatan Maghrib Mengaji dapat terus berjalan di seluruh Kota Medan.

“Semoga dengan sosialisasi yang diberikan ini, seluruh guru Maghrib Mengaji semakin berkualitas sehingga anak-anak yang dijarkan bisa membaca Al Qur’an dengan baik dan benar sesuai hukum bacaannya,” jelas Khoiruddin.(ds/lilik).
Komentar Anda

Berita Terkini