Terkait Banyaknya Koptan Diduga Fiktif, LSM Target Desak APH Melakukan Penyelidikan

/

/ Rabu, 06 Februari 2019 / 20.13 WIB

dailysatu.com-Terkait adanya tudingan Ketua Asosiasi Rekanan Pengadan Barang Jasa Dan Distributor Indonesia (Ardin) Asahan,Suyono RW SE yang menyatakan banyak Kelompok Tani (Koptan) yang diduga ilegal mendapatkan bantuan bibit,benih dan pakan ternak dari dinas Pertanian,dinas Peternakan dan dinas Perikanan Kelautan.

Membuat Ketua Lembaga DPP LSm Target Asahan, Zulfi Andri Zass geram dan kecewa dengan adanya informasi tersebut. Untuk itu,dia meminta dan mendesak aparat penegak hukum (APH) untuk melakukan pengusutan  dan tindakan yang merupakan tindak kejahatan persekongkolan administrasi antara dinas dan koptan.


"Kalau memang benar adanya dugaan  pemberian bantuan pada koptan yang tidak jelas atau fiktif itu dilakukan oleh dinas di Kabupaten Asahan. Seharusnya APH harus segera mengusutnya dan melakukan penyelidikan segera,"tegas Zulfi Andri Zass pada Dailysatu, Rabu (6/2)  sekira pukul 11:30 WIB di Kisaran.


Apalagi, kata Zulfi Andri,semua tudingan yang dilontarkan oleh Ketua Ardin itu memang benar dan fakta. Pasalnya, semua koptan yang mendapatkan bantuan ternak,bibit dan benih oleh Dinas dinas di Kabupaten Asahan. Banyak yang tidak jelas keberadaanya dan bekas bantuan yang diberikan oleh pemerintah setempat.


"Bantuan yang dilontarkan dinas pada koptan itu merupakan uang negara. Jadi semua berkas administrasi harus lengkap dan jelas. Makanya semua bantuan itu harus dapat dipertanggungjawabkan oleh semua koptan. Jangan karena sudah siap terima bantuan bibit dan benih, koptannya hilang dan bantuannya juga hilang,"ujar Zulfi Andri Zass.


Untuk itu, tambahnya, inspektorat Asahan harus bertindak dengan berkordinasi dengan APH untuk menelusuri semua bantuan hibah pada koptan mulai tahun 2015 hingga 2018.


"Kalau bener bener inspektorat dan APH melakukan pemeriksaan pada seluruh koptan yang menerima bantuan pada tahun 2015 hingga 2018. Saya yakin bantuan itu sudah pasti tidak ada, atau sudah hilang digelapkan oleh penerima bantuan,"sebut Zulfi Andri optimis.


Terpisah,Wakil Ketua Ardin Asahan, OK. Mochammad Rasyid SE juga mendesak APH mulai dari inspektorat,Polisi dan Kejaksaan Asahan untuk segera menyelidiki semua tudingan yang dilontarkan oleh Ketua Ardin Asahan.


"Kalau memang benar semua dugaan yang dikatakan oleh Ketua kami. Maka dari itu kami meminta dan mendesak aparat penegak hukum untuk memeriksa semua dokumen pada dinas dinas yang memberikan bantuan pada koptan koptan yang menerimanya,"ujar OK Mochammad Rasyid pada dailysatu com , Rabu (6/2)  di Kisaran.(ds/Hendri)





Komentar Anda

Berita Terkini