Polres Sergai Sikat Pengedar Narkoba di Kampung Tempel, Ini yang Didapat

/

/ Kamis, 07 Februari 2019 / 18.16 WIB

dailysatu.com- Petugas Sat Narkoba Polres Sergai berhasil menangkap pengedar Narkoba di kawasan Dusun III Lingkungan Tempel Kelurahan Simpang Tiga Pekan Kecamatan Perbaungan Kabupatan Serdangbedagai (Sergai),  Rabu (6/2/ 2019 ).


Kapolres  Sergai, AKBP Juliarman Eka Putra Pasaribu,S.Sos.,SIK yang didampingi Wakapolres Kompol HR.Sibarani dan Kasat Narkoba AKP Martualesi Sitepu mengatakan keberhasilan personil Sat Narkoba Polres Sergai dalam menangkap para pelaku pengedar Narkoba tersebut berawal dari adanya  kegiatan Gerebek Kampung Narkoba( GKN).


Dimana, sekira pukul 05.00 WIB, personil kepolisian berpakaian preman ini menggelar apel terlebih dahulu  di Parkiran Restoran Simpang Tiga Perbaungan yang dipimpin Kasat Narkoba AKP Martualesi Sitepu SH MH. Kemudian menuju ke lokasi di  Dusun III Kampung Tempel untuk menggeledah salahsatu rumah yang sudah masuk ke dalam target dan DPO polisi tersebut.


" Awalnya GKN itu untuk menggeledah rumah yang dihuni oleh pelaku yang sudah masuk DPO kita," terang Kapolres Sergai, Kamis ( 7/2/2019).


Namun sayangnya begitu tiba di lokasi buruan personil Sat Narkoba ini tidak sedang berada di rumah tersebut. Akan tetapi lanjut kata Kapolres, saat berjalan polisi mencurigai seorang laki- laki dan pada saat digeledah ditemukan 2 paket sabu dikantung celananya. " Tersangka yang kita amankan itu mengaku bernama Muh Alfian alias Alfi dan dari keterangannya ia mendapatkan sabu dari Muh Guntur," ungkapnya.


Kemudian petugas pun mengintrogasi pria berusia 30 tahun yang tinggal  di Dusun Ill Lingk Tempel Kel.Simpang Tiga Pekan  Kec. Perbaungan Kab.Sergai tersebut. Selanjutnya Personil Sat Narkoba Polres Sergai yang dipimpin AKP Martualesi ini pun bergerak cepat dan akhirnya berhasil menangkap Muhammad Guntur alias Guntur, 29, warga Dusun lll Lingk Tempel Kel. Simpang Tiga Kec. Perbaungan, Sergai ini.


" Barang bukti yang disita dari tersangka Alfi yaitu 2 helai plastik klip transparan yang berisikan kristal warna putih diduga Narkotika jenis shabu dengan berat brutto 2,22 gram, 42 bungkus helai plastik klip kosong, 1 pipet ujung runcing, 1kotak rokok merk Dunhill. Sedangkan dari tangan Guntur yaitu

1 helai plastik klip transparan yang berisikan kristal putih diduga narkotika jenis sabu berat bruto 0,2 gram, 60 helai plastik klip kosong, 1 pipet runcing, 2 timbangan eletrik
dengan total bruto 2,24 Gram," terang Kapolres.


Disinggung mengenai proses penangkap terhadap tersangka Guntur, orang nomor 1 di Polres Sergai ini memaparkan dari keterangan tersangka Muh Alfi inilah polisi melakukan pengembangan dengan didampingi Kadus tiba di rumah kontrakan tersangka Guntur. Namun saat akan masuk  isteri dan ibu mertua Guntur histeris menjerit- jerit dan tidak berkenan membuka pintu rumahnya. Sehingga teriakan itu mengundang perhatian warga dan terbangun dari tidurnya. " Dikarenakan yang punya rumah tidak berkenan membuka pintu sehingga oleh anggota mencari pintu dari belakang yaitu dari jendela dapur dibuka paksa. Sehingga personil bisa masuk ke dalam rumah tersangka tersebut," ujar Kapolres.


Dari penggeledahan di dalam rumah tersangka Guntur yang disaksikan oleh Kadus ini ditemukan dilantai kamar belakang 1 paket sabu, 1 unit timbangan elektrik, 1 pipet runcing dan dilobang closed di kamar mandi, 1 unit timbangan elektrik dan 60 helai kosong ditemukan dibawah jendela.


" Tersangka Guntur mengakui kalau ia sudah sekitar 5 bulan berjualan sabu dengan pasaran 1 Gram dibeli seharga Rp.850 ribu dan kembali dijual dalam paketan Rp.50 ribu dan Rp.100 ribu dengan mendapatkan keuntungan sekitar Rp.200 ribu. Akibat perbuatannya mereka kita dijerat pasal 114 Sub 112 dengan ancaman hukuman penjara maksimal 20 tahun," tandasnya.(ds/woe)
Komentar Anda

Berita Terkini