Pelaku Penganiayaan Gadis 20 Tahun Ditangkap di Aek Kanopan

/

/ Selasa, 12 Februari 2019 / 13.43 WIB

dailysatu.com-Polres Asahan berhasil Amankan Wanda Frinanda (21) warga Gonting Saga Kabupaten Labura pelaku penganiayaan juga pencurian kekerasan terhadap gadis berusia 21 tahun yakni Suci Erliani (20) warga Desa Rawa Sari, Kecamatan Aek Kuasan, Kabupaten Asahan.

"Kurang dalam 1X24 Jam dari kejadian, kita berhasil amankan pelaku disalah satu warung di Aek Kanopan." ungkap Wakapolres Asahan Asahan Kompol M. Taufik didampingi Kasat Reskrim AKP Ricky Pripurna Atmaja dan Kanit Jahtanras IPDA M. Khomaini dalam konferensi pers, 11 Februari 2019 saat mengevakuasi tersangka di RSUD HAMS Kisaran yang terkena tembakan dibagian kaki.



Kompol M. Taufik juga menjelaskan kejadian kasus ini berawal dari perkenalan melalui media sosial yang mana korban memerlukan uang 12 juta dan korban meminta uang kepada tersangka, akan tetapi tersangka hanya memiliki uang 8 juta, dan akhirnya korban pun mau diajak bertemu dengan di imingi akan memberi uang 8 juta dari tersangka.

Setelah bertemu di tempat kejadian peristiwa (TKP)di Kebun Afdeling lV PT Socfindo Desa Sengon Sari Kecamatan Aek Kuasan Kabupaten Asahan, korban diajak oleh tersangka untuk melakukan mesum, namun korban tidak mau akhirnya tersangka menganiaya korban dengan menusuk punggung korban dan menyayat bagian pelipis mata dengan pisau tajam serta memperkosa.

"Setelah dianiaya korban langsung pingsan, tersangka pun mengira korban sudah tewas makanya tersangka langsung melarikan diri dan melarikan sepeda motor milik korban." jelas Waka Polres Asahan.

Akhirnya korban pun langsung bangkit dan menghampiri warga setempat untuk meminta pertolongan.

Kompol M. Taufik juga menceritakan kronologis penangkapan berawal dari tim Sat Reskrim Unit Jahtanras mencari info melalui media sosial facebook tentang keberadaan tersangka, akhirnya petugas menemui akun media sosial tersangka dan membeca postingannya, pada postingan tersebut ada salah satu pemilik akun yang dinilai akrab dengan tersangka karena pembicaraannya dikolom komentar.

"Kami mendapatkan bukti petunjuk melalui akun medsosnya dan akhirnya kami bekuk tersangka disalah satu warung dikarenakan melawam saat penangkapan petugas pun memberikan hadiah timah panas dikaki tersangka."akhir Kompol M.Taufik.


Akhirnya tersangka pun terancam pasal 365 pencurian kekerasan dan percobaan pembunuhan dengan ancaman hukumannya 15 tahun penjara. Dan untuk kondisi korban kini dirawat di Rumah Sakit Sumber Waras Aek Ledong Kabupaten Asahan.(ds/dicky saragi)
Komentar Anda

Berita Terkini