Massa Simpatisan Yusroh Melakukan Aksi Solidaritas

/

/ Kamis, 07 Februari 2019 / 15.56 WIB
Keterangan Gambar: massa simpatisan Muhammad Yusroh Hasibuat melakukan aksi solidaritas di depan kantor Pengadilan Negeri (PN) Kisaran, Kamis (7/2) (Hendri)


dailysatu.com- Puluhan massa simpatisan melakukan aksi solidaritas di depan kantor Pengadilan Negeri (PN) Kisaran. Mereka aksi terkait kasus pencamaran nama baik Kapoldasu yang dilakukan oleh Muhammad Yusro Hasibuan,warga jalan Kopertis Kelurahan Indrapura Kecamatan Air Putih Kabupaten Batubara,  Kamis (7/2) sekira pukul 14:30 WIB


Diketahui Muhammad Yusroh Hasibuan oknum wartawan berita Online yang bekerja di wilayah Batubara,dituduh melakukan tindak pidana pencemaran nama baik Kapoldasu dan melanggar pasal 27 ayat (3) jo pasal 45 ayat (3) UU No. 19 Tahun 2016 Perubahan atas UU RI Nomor 11 Tahun 2018 tentang Informasi Transaksi Elektronik jo pasal 316 KUHP


Ketua koordinator aksi simpatisan,Fadli dan Jamal dalam aksi itu menyampaikan bahwa kebebasan berpendapat dan berekspres di Indonesia merupakan wujud mutlak yang tidak bisa lagi diperdebatkan. Di masa reformasi ini, aturan demi aturan mulai dibuat dan disesaiikan dengan keadaan bangsa yang masih gegap gempita dalam memaknai kebebasan berpendapat.


Mereka juga menilai penangkapan Muhammad Yusroh Hasibuan sebagai runtuhnya keadilan kebebasan berpendapat dan berekspresi, sebab negara belum menunjukan jiwa demokratis karena belum bisa memberikan perlindungan substansional atau ada sekelompok kecil yang memiliki kekuasaan kemudian menjadikannya sebagai lokomotif untuk membukam mulut rakyat.


"Kita tidak terima Muhammad Yusroh Hasibuan, dituduh telah melakukan provokasi dan pencemaran nama baik Kapoldasu," ujar Fadli dan Jamal dalam orasinya di Jalan Sumatera depan Kantor PN Kisaran.


Hari ini, lanjut mereka menyapaikan orasinya,atas nama demokrasi, kawan kita dan sahabat semua elemen dan rakyat indonesia telah menjadi korban, sekaligus saksi atad kegagalan demokrasi. "Jangan biarkan Yusroh berjuang sendirian melawan kedzaliman,"ujar Jamal.


Sementara,di dalam ruang sidang di PN Kisaran, terdakwa Muhammad Yusroh Hasibuan menjalani sidang dengan agenda eksepsi. Dalam persidangan itu pengacara terdakwa menyatakan bahwa pasal yang dikenakan kepada terdakwa oleh Jaksa Pebuntut Umum (JPU) David SH dan Hadi Nur SH. Dinilai kabur dan meminta kepada majelis hakim yang di ketuai Dr Ulina Marbun SH MH beranggota Rahmat Hasan Asari Hasibuan SH dan Miduk Sinaga SH membebaskan terdakwa demi hukum dan membebankan kerugian kepada negara. (ds/Hendri)






Komentar Anda

Berita Terkini