BPJS, KIS hingga Banjir Jadi Keluhan Warga Medan Baru

/

/ Selasa, 05 Februari 2019 / 19.33 WIB
LAYANAN KESEHATAN --- Anggota DPRD Medan, Ratna Sitepu mengingatkan BPJS Kesehatan maupun petugas rumah sakit untuk mengoptimalkan pelayanan kesehatan bagi seluruh masyarakat, khususnya masyarakat miskin. Foto: IST

dailysatu.com- Sejumlah warga Medan Baru masih merasakan sulitnya untuk mengurus kartu Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan dan Kartu Indonesia Sehat (KIS). Bahkan, masih ada warga miskin yang belum terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan maupun KIS.

"Sampai saat ini, masih ada warga yang belum terdaftar sebagai peserta BPJS maupun KIS. Padahal, layanan ini dibuat bertujuan untuk menyelengarakan jaminan kesehatan nasional bagi seluruh rakyat Indonesia, baik PNS, TNI/Polri, maupun rakyat biasa," ungkap Syahputra Nasution keheranan saat mengikuti reses I anggota DPRD Medan, Ratna Sitepu, di Jalan Gajah Mada, Babura, Medan Baru, Minggu 3 Februari 2019.

Sementara warga lainnya, Indah Putri meminta, dinas sosial maupun petugas BPJS Kesehatan dapat pro-aktif memberikan pemahaman dalam pengurusan administrasi layanan BPJS Kesehatan. Pasalnya, masih banyak warga yang belum memahami dan kebingungan mengurusnya.

"Kami yang miskin ini manatau ngurusnya. Tapi kami sangat membutuhkan BPJS. Kalau gak ada itu, mana bisa kami berobat. Kami sangat berharap, agar layanan ini dimanfaatkan masyarakat menengah kebawah saja. Janganlah yang kaya ikut-ikutan," ucap Indah dihadapan ratusan warga Daerah Pemilihan (Dapil) III DPRD Medan meliputi Medan Baru, Medan Petisah, Medan Helvetia, dan Medan Barat itu.

Selain persoalan BPJS dan KIS, warga juga mengeluhkan soal masih banyaknya kawasan di Dapil III yang menjadi langganan banjir. Hal itu khususnya di kawasan Medan Petisah, dan Helvetia. Hujan sedikit yang mengguyur Kota Medan, acap kali menimbulkan genangan air di ruas jalan.

Anggota DPRD Medan, Ratna Sitepu tidak menampik bahwa persoalan pengurusan maupun pelayanan BPJS dan KIS kerap kali dikeluhkan masyarakat saat reses-reses anggota DPRD Medan. Sehingga, Ketua Fraksi Partai Hanura DPRD Medan mengingatkan BPJS maupun petugas medis di rumah sakit untuk maksimal memberikan pelayanan kepada masyarakat khususnya menengah kebawah.

"Umumnya, masyarakat yang kurang mampu acap kali menjadi korban 'pembiaran'. Kita berharap, kedepan hal tersebut tidak terulang lagi. Beberapa kali RDP di DPRD Medan, kita sudah ingatkan baik kepada BPJS maupun petugas rumah sakit untuk memberikan pelayanan yang sama kepada masyarakat," tekan Ratna.

Sama dengan persoalan infrastruktur maupun drainase, Ratna meminta dinas terkait dapat menciptakan formula terbaik untuk mengurai banjir di Kota Medan. Jangan sampai persoalan ini, menjadi 'penyakit' yang tidak dapat dituntaskan.

"Sebab, kita punya anggaran dan SDM. Tinggal bagaimana kemauan pejabat saja untuk mengatasi itu," papar Ratna.

Dalam kegiatan reses tersebut, turut dilaksanakan kegiatan olahraga dan lucky draw yang diikuti baik peserta reses, maupun masyarakat sekitar. (ds/romisyah)




Komentar Anda

Berita Terkini