ARDIN Tuding Banyak Koptan Penerima Bantuan Hibah Diduga Fiktif

/

/ Selasa, 05 Februari 2019 / 17.05 WIB
Ketua ARDIN Kabupaten Asahan, Suyono RW 

dailysatu.com- Ketua Asosiasi Rekanan Pengadaan Barang jasa dan Distrubutor Indonesia (ARDIN) Kabupaten Asahan, Suryono RW SE menuding tahun 2018 pemerintah kabupaten banyak memberikan bantuan hibah yang tidak tepat sasaran pada sejumlah kelompok tani (Koptan) yang ada di desa desa.

Pasalnya, Koptan yang ada di desa itu banyak yang tidak jelas akte pendiriannya dan tidak jelas alamat serta pengurusnya. Akan tetapi, oleh dinas sudah diberikan bantuan ternak dan bibit kepada koptan yang diduga fiktif tersebut.

Ironisnya, meskipun koptan penerima bantuan itu ilegal. Namun oleh dinas perikanan dan kelautan (Diskanla) dan dinas Pertanian serta dinas Ketahanan Pangan Asahan, para koptan itu diberi bantuan juga dari dinas tersebut.

"Aneh memang, banyak yang saya lihat di sejumlah desa desa koptan nya yang diduga fiktif. Namun oleh beberapa dinas, mereka diberikan bantuan berupa bibit ikan,ternak dan bantuan barang lainnya kepada koptan yang disinyalir ilegal,"ujar Suyono RW SE kepada dailysatu.com, Selasa (5/2) sekira pukul 13: 37 WIB di Kisaran.

Kendati koptan yang dapat bantuan itu fiktif, lanjutnya ,akan tetapi pemerintah kabupaten Asahan masih saja tetap memberikan bantuan ternak bibit pada koptan yang disinyalir hanya untuk kepentingan pribadi oknum ketua koptan yang ada di desa.

"Meskipun koptan yang dapat bantuan bibit ikan,bibit ternak dan bantuan barang pertanian banyak yang cacat administrasi. Tapi pemerintah kabupaten masih tetap memberikan bantuan kepada sejumlah koptan yang diduga fiktif tersebut,"ungkapnya.

Untuk itu katanya seharusnya pada tahun 2019 ini. Pemkab Asahan diminta untuk mengkroscek dan meneliti serta mensurvei semua berkas berkas administrasi koptan koptan yang akan mendapat bantuan ternak dan bibit pada tahun 2019 ini.

"Cukup tahun 2018 lalu dinas dinas di Asahan bobol dengan banyak memberikan bantuan pada koptan koptan yang tidak jelas legalitasnya. Karena mendapatakan bantuan. Maka dari itu jangan lagi tahun 2019 ini mendapatkan bantuan ternak dan bibit lagi,"pintanya.

Terpisah, Kadis Infokom Asahan, Rahmad Hidayat Siregar ketika dikonfirmasi dailysatu,Selasa (5/2) sekira pukul 16:28 WIB melalui whatsapp,menyatakan akan melakukan kordinasi pada dinas yang bersangkutan.

"Nanti saya akan kordinasikan kepada sejumlah dinas dinas yang dituding tersebut ya Bro,"jawab juru bicara pemkab Asahan dengan singkat kepada dailysatu.com, melalui aplikasi WhatApps-nya.(ds/Hendri)

Komentar Anda

Berita Terkini