All Star Rahuning Membanggakan Asahan

/

/ Jumat, 08 Februari 2019 / 09.48 WIB
Sumber : website resmi PSSI

SSB All Star Rahuning baru saja menjuarai Piala Suratin U-15 2019, setelah di final mengandaskan Persis Solo 2-1 lewat babak perpanjangan waktu di Stadion Suprijadi, Blitar, Kamis malam (7/2/2019).

Bagi para pecinta bola yang mengikuti gelaran Piala Suratin U-15 tahun ini, mungkin belum banyak yang tahu ataupun mendengar nama Rahuning. Rahuning adalah salah satu kecamatan di Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, yang sebagian besar wilayahnya merupakan hamparan perkebunan kelapa sawit, baik itu milik PTPN, perusahaan-perusahaan swasta, maupun perkebunan rakyat.

Dari sinilah Tommy Hary Saputra, dkk dilatih dan dididik hingga berhasil menorehkan prestasi sebagai kampiun Piala Soeratin U-15 2019. Prestasi yang diraih anak asuh pelatih Abdul Rahman Marasabessy ini menandakan bahwa pembinaan sepakbola yang baik juga bisa dilakukan di daerah, tidak mesti di pusat kota-kota besar. Pun begitu dalam bidang lainnya, dari daerah juga bisa torehkan prestasi asalkan pembinaan termanajemen secara professional dan penuh semangat juang.

Semangat juang anak-anak SSB All Star Rahuning menjadi inspirasi dan patut ditiru. Pasalnya, dilansir dari website resmi PSSI (7/2/2019), walaupun mereka datang ke Blitar menggunakan minibus selama empat hari empat malam, tapi lelahnya perjalanan bukanlah penghalang untuk menjadi juara. Untuk membayar lelahnya perjalanan tersebut agar terukir jadi prestasi, tentu butuh semangat juang tinggi.

Prestasi anak-anak Rahuning ini tentu harus diapresiasi setinggi-tingginya, khususnya oleh Pemerintah Kabupaten Asahan. Misalnya memberikan kepada mereka beasiswa pendidikan hingga level perguruan tinggi. Begitu pun kepada prestasi anak-anak Asahan di bidang lainnya. Bukan sekadar tanggung jawab Pemerintah Kabupaten Asahan saja, namun
perusahaan-perusahaan yang ada di Asahan juga harapannya terus melakukan dan meningkatkan apresiasi kepada anak-anak Asahan yang berprestasi, baik berupa beasiswa maupun fasilitas lainnya.

Anak asuh Abdul Rahman membuktikan bahwa mengoptimalkan potensi adalah modal besar untuk berprestasi. Walau berasal dari daerah, tapi jika mampu mengoptimlakan potensi maka akan berbuah prestasi. Maka dari itu peningkatan sarana pembinaan sangat perlu agar mereka terus berprestasi, dan terus menanjak prestasinya. Untuk bidang sepakbola khususnya, Legenda Inggris David Beckham saat kunjungannya ke Indonesia pada Maret 2018 silam mengatakan bahwa Indonesia punya banyak bibit pemain. Hanya saja yang harus dilakukan menurut ia, bibit-bibit pemain tersebut harus diberi ruang untuk mengembangkan
kemampuannya.

Harapannya dengan apresiasi sebaik-baiknya dan pembinaan yang terus meningkat, anak-anak Rahuning tidak hanya mampu menorehkan prestasi di kancah sepakbola nasional namun juga di kancah internasional. Harapan ini juga tertuju kepada putra-putri terbaik Asahan di bidang-bidang lainnya.

Oleh: Amar Ma’ruf
Dosen Universitas Asahan
Mahasiswa Doktoral Akdeniz University, Turki
Komentar Anda

Berita Terkini