Warga Sari Rejo 'geruduk' DPRD Medan, Mana anggota dewan,kalian pasti butuh suara kami...

/

/ Jumat, 04 Januari 2019 / 16.37 WIB

dailysatu.com- Perubahan nama dan status Jalan Antariksa, Kelurahan Sari Rejo, Kecamatan Medan Polonia menjadi Jalan Ksatrian TNI AU membuat masyarakat di kawasan tersebut 'marah'.

Bentuk kekesalan mereka, ratusan masyarakat yang mengatasnamakan Forum Masyarakat Sari Rejo (Formas) 'geruduk' gedung DPRD Medan, Jalan Kapten Maulana Lubis, Jumat 4 Januari 2019.

Dalam orasinya, warga masyarakat Kelurahan Sari Rejo merasa sangat resah dan sangat  keberatan karena status jalan telah berubah.

"Penggantian dan pemasangan plang jalan pada tanggal 03 Januari 2019 yang memakai dana APBD tahun 2018 membuat masyarakat Kelurahan Sari Rejo merasa sangat resah dan sangat  keberatan, " kata Ketua Formas, Pahala Napitupulu dalam orasinya.

Anehnya, kata Pahala, di plang Jalan tersebut terlihat lambang Pemko Medan, di bagian kiri plang nama dan
di bagian kanan tertera lambang Dinas Perhubungan sehingga jelas kebijakan
dan pertanggungjawabannya dari kedua Instansi tersebut sesuai ketentuan hukum.

" Warga merasa sangat kaget dan terkejut ketika di tanggal
03 Januari 2019 warga melihat ada petugas dari Dinas Perhubungan mencabut plang lama dan mengganti dengan memasang plang baru namun penggantian plang telah merubah status, semula pada Plang yang lama tertera dan bertuliskan BERSTATUS JALAN KOTA, sedangkan plang yang banu tertera dan bertuliskan KSATRIAN TNI AU, "teriaknya.

Hingga beberapa lama mereka orasi, namun tidak ada satupun anggota DPRD Medan yang menemui mereka. Bahkan, masyarakat sempat memukulkan plang bertuliskan Jalan Antariksa ke pintu gerbang DPRD Medan.

" Mana anggota dewan?, ada sekitar 21 ribu warga di Sari Rejo.Pasti kalian butuh suara kami? "teriak warga.

Baru sekitar pukul 15.45 WIB, anggota Komisi C DPRD Medan, Zulkifli Lubis menemui para pengunjukrasa.

Kepada warga Sari Rejo, politisi PPP itu berjanji akan segera meneruskan aspirasi masyarakat ke Komisi terkait.

" Saya kan duduk di Komisi C, jadi saya minta waktu kepada bapak dan ibu untuk segera meneruskan persoalan ini ke Komisi A agar segera memanggil Dishub, "pungkasnya.(ds/romisyah)



Komentar Anda

Berita Terkini