Warga Jemaat Resah, Spanduk Caleg Dipasang Dekat Rumah Ibadah

/

/ Minggu, 27 Januari 2019 / 15.07 WIB


dailysatu.com-Sejumlah warga Kisaran merasa resah dan keberatan dengan adanya spanduk milik salah satu caleg yang terpasang dekat salah satu rumah ibadah dan sekolah yang berada di Jalan Hamka Kota Kisaran,Kelurahan Kisaran Baru,Kecamatan Kisaran Barat.


Pasalnya, spanduk caleg dari partai PDIP yang mengucapkan selamat hari natal dan tahun baru itu terpasang persis di sebelah rumah ibadah depan sekolah. Sehingga menimbulkan keresahan bagi jamaat dan anak sekolah yang akan beribadah dan sekolah disana.


"Saya merasa spanduk yang dipasang oleh oknum caleg dapil 1 dari partai lambang Banteng itu sangat mengganggu dan meresahkan kami para pengunjung jamaat dan warga sekitar,"ujar J Sinaga salah seorang jamaat kepada dailysatu.com, di Kisaran.


Dengan adanya spanduk ucapan yang berdekatan dengan rumah ibadah dan sekolah itu, apakah Komisi Pemilahan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawslu) Asahan,memperbolehkan dengan keberadaan spanduk itu. Atau mereka tidak mengetaui adanya spanduk yang dipasang sudah kadaluarsa itu.


"Saya minta pihak penyelenggara pemilu untuk segera menertibkan dengan menurukan spanduk ucapan caleg yang dipasang dekat rumah ibadah dan sekolah itu,"pinta J Sinaga mengakhiri.


Terpisah,Ketua Pengawas Pemilihan Umum Kecamatan (Panwascam) Kisaran Barat,Syafrizal Rani Amd mengaku sudah mengetahui adanya spanduk yang dekat rumah ibadah dan sekolah.

"Kami sudah mengkordinasikan titik titik keberadaan yang menyalahi aturan pemilu, dengan menyuratin ke Bawaslu Asahan. Dan pihak Bawaslu Kabupaten lah yang akan menyuratin Pol PP Asahan untuk mengeksekusi apakah spanduk  yang ada disana melanggar aturan pemilu itu,"ujar Syafrizal Rani kepada dailysatu.com,  melalui saluran selulernya,Minggu (27/1) sekira pukul 14:10 WIB.


Ketika ditanya kapan akan dilakukan penurunan dan pembongkaran spanduk yang dipasang dekat lokasi rumah ibadah dan sekolah,Ketua Panwascam tidak bisa menjelaskan kapan waktu akan di eksekusi. Karena menurutnya itu bukan tugas Panwas Kecamatan.


"Tugas panwascam hanya berbentuk laporan yang menyalahin dan melaporkan ke Bawaslu. Namun kalau penindakan dan eksekusi tugasnya Bawaslu dan Sat Pol PP Asahan,"ungkapnya. (ds/Hendri)





Komentar Anda

Berita Terkini