Walikota Dikirim Papan Bunga Kota Medan Terjorok, Sekretaris DKP Bilang Stop Nyinyir!!!

/

/ Rabu, 23 Januari 2019 / 14.36 WIB

dailysatu.com-Kantor Walikota Medan, pagi tadi mendadak heboh. Pasalnya, secara tiba-tiba, berdiri papan bunga tepat didepan Kantor Walikota Medan, Jalan Kapten Maulana Lubis, yang bertuliskan ucapan selamat atas predikat Kota Medan menjadi kota terjorok, yang ditujukan kepada Walikota Medan, Rabu (23/1), sekira pukul 09.00.WIB.


Meski pemandangan itu tak begitu lama terjadi, karena si pembawa papan bunga langsung disuruh mengangkat papan bunga tersebut oleh Satpol PP, namun cukup membuat heboh. Pasalnya papn bunga tersebut sempat dilihat oleh sebahagian ASN di gedung Kantor itu dan juga warga Kota Medan yang melintas.


Terlihat warga yang melintas didepan Kantor Walikota Medan, teraenyum- senyum ketika membaca kalimat yang tertulis di papan bunga tersebut.


" Makjang, gawat bah. Sampai segitunya ya, kok bisa jadi Kota Terjorok gitu," ujar salah seorang warga yang melintas ketika melihat tulisan di papan bunga tersebut.


Sementara, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Medan, H. Jumadi menyebutkan, predikat kota Medan terjorok menjadi peringatan bagi Pemko dan warga Kota Medan.


" Ini merupakan peringatan untuk kita semua (Masyarakat Kota Medan), Pemko Medan juga segera berbenah untuk menghilangkan kesan kotor tadi, untuk memunculkan semangat sebagai kota bersih, gitu kan. Jangan sampai terulang lagi dan kita malu juga," kata anggota Komisi B itu.


Dia menyebutkan, menanggapi pemberitaan atas julukan Medan kota terkotor yang diucapkan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) beberapa waktu lalu yang telah mengumumkan 10 (sepuluh) kota terkotor dalam penilaian adipura 2018 tentang pengelolaan sampah, ia mengatakan agar siapapun tidak saling menyalahkan.


Sementara, Sekretaris Dinas Kebersihan & Pertamanan ( DKP) Kota Medan, Zulfakhri Ahmadi, ketika dikirmkan foto papan bunga tersebut melalui media Whatsapp langsung menanggapi.

Dia menyebutkan, Jika memang peduli terhadap kebersihan Kota Medan, STOP nyinyir!!!. "Mari peduli mulai dari diri kita sendiri dgn aksi nyata sehari2, minimal tdk buang sampah sembarangan, meletakan sampah pada wadahnya, peduli terhadap kebersihan lingkungan sekitar krn itu adalah tanggungjawab bersama bkn hanya tanggungjawab Pemerintah Kota," katanya.

"Medan Kota Terkotor'',  kalimat ini sebutnya, digoreng berulang2 dengan tidak sedikitpun memikirkan perasaan orang-orang yg setiap harinya dari subuh sudah bertarung dengan sampah yg dibuang semaunya dimana saja dan kapan saja oleh mereka yg katanya peduli kebersihan kota ini (Medan).

"Tiba-tiba banyak orang memberi komentar negatif tentang kebersihan kota ini, mungkin memang karena kepedulian atau hanya sebatas cari kambing hitam tanpa melihat kondisi sebenarnya," pungkasnya.

Dia memaparkan, untuk diketahui bersama tidak ada kategori ''kota terkotor'' yg dikeluarkan resmi oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), melainkan hanya daftar kota yg mendapat penilaian rendah karena pengelolaan TPA (Tempat Pembuangan Akhir) belum sesuai dengan ketentuan KLHK, dimana Kota Medan masih menggunakan sistem open dumping seharusnya sistem sanitary landfill (untuk jelasnya baca dari sumber lain, paparnya. (ds/lilik)




Komentar Anda

Berita Terkini