Stanvaskan Pembangunan Apartemen De' Glass Residence

/

/ Jumat, 25 Januari 2019 / 14.03 WIB

dailysatu.com-Anggota Komisi D DPRD Medan, Daniel Pinem meminta ketegasan Pemko Medan untuk menindak bangunan-bangunan bermasalah. Meski sudah memiliki Surat Izin Mendirikan Bangunan (SIMB), namun jika ternyata masih bermasalah dan menimbulkan ketidaknyamanan warga, sebaiknya pembangunan tersebut distanvaskan.

Hal ini terkait banyaknya bangunan bermasalah, namun malah mendapat izin dari Pemko Medan. Salah satunya Apartemen De' Glass Residence di Jalan Gelas, Kelurahan Sei Putih Tengah, Medan Petisah.

Menurut politisi PDI Perjuangan ini, Pemko Medan dalam hal ini Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) Kota Medan harus jeli memberikan SIMB. "Juga diketahui jelas, apakah analisa dampak lingkungan (amdal) lalu lintas (lalin) dan lingkungan benar-benar sudah sesuai? Jangan asal-asalan," kata Daniel Pinem.

Dia juga mengingatkan, agar Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Penataan Ruang (PKPPR) Kota Medan benar-benar melakukan pengawasan terhadap bangunan-bangunan.

"Meski pun bangunan tersebut sudah ada IMB dan amdalnya, jika bermasalah segera beri sanksi. Kalau perlu stanvaskan pembangunannya,''tegasnya.

Ditambahkannya, pengembang apartemen De 'Glass Residence telah mengabaikan hak-hak warga terutama dari sisi pengerjaan untuk pemasangan paku bumi.

Seyogyanya, developer membayar ganti rugi atas kerusakan yang ditimbulkan akibat pembangunan apartemen tersebut.

"Developer harus bayar ganti rugi kerusakan rumah warga. Kita juga desak Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang terkait langsung dengan persoalan ini agar segera bertindak cepat dengan menghentikan bangunan De' Glass Residence. Dengan tegas kita nyatakan menstanvas (menyetop) dulu pembangunannya karena masih menimbulkan persoalan walau pun sudah memiliki izin," tegas Daniel.

Dia mengingatkan, pengusaha jangan menunjukkan arogansi kepada masyarakat. Karena kerugian akibat pembangunan itu, warga yang mengalaminya. "Kita harap Walikota Medan lebih peka terhadap persoalan warganya. Kita juga minta agar warga mengadukan secara resmi persoalan ini ke DPRD Medan melalui Komisi D yang membidangi perizinan bangunan,''tukasnya.(ds/romisyah)
Komentar Anda

Berita Terkini