Soal Medan Kota Terjorok, Akhyar Bilang Cuma Dapat Nilai Terendah

/

/ Sabtu, 26 Januari 2019 / 21.36 WIB
dailysatu.com -Wakil Wali Kota Medan Ir H Akhyar Nasution MSi mengajak seluruh lapisan masyarakat, komunitas maupun organisasyang ada di Kota Medan untuk bersama-sama mendukung serta menjaga kebersihan dengan tidak membuang sampah sembarangan, guna mewujudkan ibukota Provinsi Sumut ini bersih  dari sampah.

"Sekecil apapun dukungan yang diberikan tentunya sangat berarti  dalam upaya mewujudkan Kota Medan  bersih dari sampah. Sebab, tanpa dukungan itu sulit bagi Pemko Medan untuk mewujudkannya,” kata Akhyar, di sela-sela acara pelantikan pengurus  Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Kota  Medandi Gedung Olah Raga Cikal USU Jalan Dr Manyur Medan, Sabtu (26/1/2019).

 Di hadapan seluruh yang hadir dalam pelantikan tersebut, Dia kembali meluruskan pemberitaan terkait predikat kota metropolitan terkotor yang ditujukan kepada Kota Medan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) pada penyerahan Piala Adipura beberapa waktu lalu.

Akhyar menjelaskan, predikat  kota terkotor tidak ada disebutkan melainkan nilai terendah. Dikatakannya, nilai terendah itu diperoleh Kota Medan karena Tempat Pengelolaan Akhir (TPA) Terjun belum sepenuhnya  mengoptimalkan pengelolaan dengan sistem sanitary landfill, masih ada menggunakan sistem open dumping.

Dalam penilaian Adipura, Akhyr menjelaskan lebih jauh, ada beberapa kriteria, salah satunya menyangkut pengelolaan TPA yang termasuk faktor utama sehingga memiliki bobot nilai 60%. "Lantaran kita masih menggunakan sistem open dumping di TPA Terjun,  Kota Medan pun mendapat nilai rendah," ucapnya.

Saat ini papar Akhyar, TPA Terjun digunakan Pemko untuk menampung sampah yang sehari bisa mencapai 2.000  ton ini.  Banyaknya sampah yang dihasilkan masyarakat itu menyebabkan sampah di TPA Terjun menggunung. Kondisi itulah yang menyebabkan Pemko Medan melalui Dinas Kebersihan dan Pertamanan terkendala untuk menggunakan sistem sanitary landfilldalam mengelolala sampah di TPA tersebut.

“Sistem sanitary landfill  mengharuskan antara lain menimbun sampah dengan tanah sebelum TPA itu menampung sampah yang baru.Begitu pun kita akan berupaya sehingga pengelolaan sampah selanjutnya menggunakan sistem sanitary landfill,” jelasnya.

Sebelumnya, pada pelantikan kepengurusan PSTMSI Kota Medan, Akhyar mengucapkan selamat kepada pengurus yang dilantik. Dia mengharapkan, para pengurus mampu istiqomah menjalankan tugas dan tanggung jawab sesuai amanah yang diemban.(ds/lilik)
Komentar Anda

Berita Terkini