Setahun, Polres Asahan 6 Kali Di Prapid Masyarakat

/

/ Rabu, 09 Januari 2019 / 19.34 WIB

dailysatu.com- Sepanjang tahun 2018, Kepolisian Resort (Polres) Asahan di Pra Peradilan (Prapid) kan sebanyak enam kali.

Prapid yang digelar sepanjang tahun 2018 itu, dengan jumlah 5 kasus tidak ada yang dikabulkan. Sedangkan 1 kasus lagi belum putus (masih berlangsung).

Prapid yang dilakukan oleh masyarakat tersebut ,mengalami kenaikan dari prapid tahun 2017 yang lalu. Dimana tahun sebelumnya hanya sebanyak 4 perkara prapid yang digelar oleh Pengadilan Negeri (PN) Kisaran semuanya juga tidak ada yang dikabulkan gugatannya.

"Sepanjang tahun 2018 ini,sebanyak 6 kasus prapid yang diajukan pemohon kemeja persidangan pengadilan negeri kisaran,untuk menggugat termohon yakni polres Asahan. Namun semua kasus gugatan prosedur administrasi itu dimenangkan oleh polres Asahan,"ujar Humas Pengadilan Negeri Kisaran,Rahmad Hasibuan SH.MH kepada dailysatu.com, di Kantornya, Rabu (9/1) sekira pukul 14:30 WIB.

Namun begitupun,kata Hakim muda ini,sebanyak 6 kasus dengan 1 kasus yang beluk selesai perkara prapid yang diajukan pemohon untuk menggugat termohon. Semuanya dimenangkan oleh polres Asahan dan semua perkara tidak ada yang dikabulkan. Hanya 1 perkara prapid saja yang masih berlangsung gugatannya.

Dengan adanya kenaikan grafik banyaknya masyarakat yang melakukan gugatan praperadilan kepada polres Asahan di pengadilan negeri Kisaran. Mendapat respon positif dari advokad muda Asahan,Zulham Rany SH.


Menurut Zulham Rani,dengan banyaknya masyarakat yang sudah mulai sadar akan tata cara untuk melindungi hak hak hukumnnya dengan melakukan mekanisme secara formal. Dengan mengajukan gugatan,sudah menjadi kemajuan hukum yang bijaksana di Kabupaten Asahan ini


Pasalnya,selama ini masyarakat tidak mengerti akan tata cara dan prosedur pra peradilan. Karena selama ini masyarakat tidak faham dan tidak mengerti cara untuk melindungi hak hak hukumnnya ketika terjerat kasus hukum pidana.


"Saya selaku Advokad merasa senang dengan banyaknya praperadilan yang dilakukan masyarakat untuk menggugat kesalahan administrasi polres Asahan. Artinya kesadaran masyarakat untuk melindungi hak hak hukum nya dengan menempuh jalur prapid sudah mulai cerdas,"ujar Zulham Rani kepada dailysatu.com, melalui selulernya, Rabu (9/1) sekira pukul 17:22 WIB.(ds/hendri)










Komentar Anda

Berita Terkini