Resmikan Klinik Perawatan Korban Narkoba, SBY : Pembangunan Jangan Hanya Fisik Tapi SDM

/

/ Selasa, 22 Januari 2019 / 15.16 WIB

dailysatu.com-Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyebutkan, pada tahun 2045, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dipastikan menjadi suatu negara yang sangat maju. Untuk menyambut dan menjadikan suatu bangsa yang maju, masyarakat terutama pemerintah harus memiliki Sumner Daya Manusia (SDM) yang cerdas, sehat jasmani dan rohani.

Maka, tugas pemimpin bukan hanya pembangunan fisik namun harus memprioritas pembangunan mental. SDM harus unggul dan mampu berdaya saing. Penegasan itu disampaikan SBY saat meresmikan Klinik Amanah tempat pelayanan perawatan korban narkoba, Jl Sei Silau Timur Dusun I A Kec Buntu Pane Kab Asahan, Sumatera Utara. Selasa, (22/1/2019).

Disampaikan SBY, ayarat menjadi negara maju harus memiliki SDM yang unggul dan mampu berdaya saing. Warga nya cerdas menguasai ilmu pengetahuan, sehat jasmanai, rohani dan hidup rukun serta damai.

Untuk menghadapi kemajuan itu kata SBY, tentu pemerintah harus berperan membangun mental masyarakat dan memastikan sehat jasmani dan rohani. Dan yang paling pokok, tugas pemerintah harus membentengi masyarakat dari ancaman narkoba.

"Alangkah curamnya, bila negara kita memiliki generasi yang bermental jahat karena diracuni narkoba. Maka pengawasan peredaran narkoba sangat penting, "cetus SBY yang disambut teluk tangan meriah dari warga.

Ditambahkan, SBY dengan dibukanya Klinik Amanah dengan swbutan Lela Centre diharapkan mampu melayani korban narkoba sehingga ke depan warga Asahan bebas Narkoba. Diakuinya, warga Asahan kesan ramah dan religius. Semoga Tuhan memberkati seluruh warga kiranya hidup lebih maju dan sejahtera.

Pada kesempatan itu juga, Sekjen DPP Partai Demokrat DR Hinca IP Pandjaitan XIII SH MH ACCS menyampaikan sejarah singkat pendirian klinik Amanah. Pendirian Klinik merupakan dedikasi dari keluarga besar kader Demokrat terutama yang duduk anggota DPRD Asahan.

Hinca Pandjaitan meminta biar pihak Kepolisian konsisten terhadap pemberantasan narkoba. "Biar Polisi yang memberantas, kami (masyarakat-red) siap untuk mengobati nya," ujar Hinca.

Sementara itu Ketua Demokrat Kab Asahan Ilham Harahap mengatakan, kehadiran SBY menunjukkan rasa sayang kepada masyarakat Asahan, peduli dengan kesejahteraan kesehatan dan warga Asahan.

"Klinik ini akan dikenang dan dapat bermanfaat bagi maayarakat Asahan," harap Ilham Harahap.

Sedangkan Ketua Badan Narkotik Nasional (BNN) Asahan Kompol B Sitompul, rawan ke dua dari jakarta. setelah 2.5 persen dari jumlah penduduk. Mengapresiasi berdirinya Klinik Amanah sebagai tempat pelayanan rehabilitasi korban pengguna narkoba.

B Sitompul berharap dikemudian kiranya ada komponen masyarakat yang peduli terhadap pendirian rehab narkoba. Sehingga masyarakat dapat terhindar bahaya narkoba.

Rombongan SBY turut didampingi Ibu Ani Yudhoyono, Sekjen Partai Demokrat DR Hinca IP Pandjaitan XIII SH MH ACCS dan istri Silalahi, Anggota DPR RI Edhie Baskoro Yudhoyono, Anggota DPRD Medan M Nasir, Plt Ketua DPD Demokrat Sumut  Herri Zulkarnain, Sekretaris Demokrat Sumut Meilizar Latief, Ketua Asahan Ilham Harahap, Ketua Demokrat Batubara Wan Helmi.

Juga ikut dalam rombongan Ketua Panitia Dr Masdar Limbong MPd, Sekretaris Panitia Endamia Karolina Kaban SE Ak, Bendahara Panitia Layari Sinukaban,
Borkat Hasibuan, Maju Manalu dan pengurus Demokrat Pusat, DPD, DPC, ranting dan pengurus lainnya. (ds/rel)
Komentar Anda

Berita Terkini