Menista Agama Islam, Saperio Pinem Divonis 2,6 Tahun Penjara Denda 1 M

/

/ Rabu, 23 Januari 2019 / 16.38 WIB

dailysatu.com-Oknum polisi polres Asahan yang melakukan penistaan Agama Islam, Saperio Saputra Peranginangin Pinem alias Saperio Pinem. Akhirnya divonis 2,6 tahun penjara subider empat bulan kurungan dan dendan Rp1 milyar.

Vonis itu dibacakan Majelis Hakim diketuai Elpian, SH MH beranggota Rahmat Hasibuan, SH, Miduk Sinaga, SH dan Panitera Pengganti Buyung Hardi Lubis dalam sidang lanjutan yang digelar di Pengadilan Negeri (PN) Kisaran, Rabu (23/1) sekira pukul 13:30 WIB.

Majelis Hakim dalam amar putusanya menyatakan terdakwa Saperi Pinem terbukti secara sah dan menyakinkan bersalah melakukan tindak pidana dengan sengaja tampa hak menyebarkan informasi yang ditunjukan untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan Suku, Agama, Ras dan Antargolongan (SARA).

"Berdasarkan perbuatan terdakwa yang melakukan pelanggaran. Maka terdakwa pantas diganjar dengan hukuman sebagai mana disebut diatas," bunyi putusan yang dibacakan Majelis Hakim secara bergantian dihadapan terdakwa kuasa hukumnya dan Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Dalam putusannya majelis hakim menyebutkan pertimbangan. Ada pun hal-hal yang memberatkan, bahwa perbuatan terdakwa menimbulkan rasa kebencian, permusuhan diantara umat beragama dan terlebih lagi terdakwa Saperio Pinem anggota Polri yang sejatinya bertuga sebagau pengayom serta pelindung masyarakat. Sedangkan hal-hal yang meringankan, terdakwa bersikap sopan, tidak berbeli-belit dalam memberikan keterangan dan koperatif serta belum pernah dihukum sebelumnya.

Sesudah Majelis Hakim membacakan amar putusannya, selanjutnya mempertanyakan terdakwa, apakan dapat menerima atau pikir-pikir dalam putusan ini?.

Terdakwa yang selama pembaca putusan tampak tertunduk lesu. Kemudian mengangkat kepala menghadap majelis hakim seraya berujar dengan menyerahkan kepada kuasa hukumnya. Kuasa hukum terdakwa, DR Ir Edy Lubis SH MH MM dan Tiopan Tarigan, mengatakan pikir-pikir untuk banding dalam putusan tersebut.

Selanjutnya , Majelis Hakim mengetuk palu sidang sebagai tanda persidangan berakhir. Sidang yang dapat perhatian dari masyarakat banyak dan dikawal ketat oleh pihak ke Polisian, lalu pengunjung yang hadir dari ormas islam yang menyaksikan persidangan lalu memanjadkan doa setelah vonis dijatuhkan Majelis kepada terdakwa.


Sebelumnya, putusan Majelis Hakim itu lebih rendah dari tuntutan JPU yang dimohonkan sebelumnya menuntut lebih dari vonis hakim. Dimana JPU menutut terdakwa Saperio Pinem tiga tahun penjara subsider enam bulan kurungan dan denda sebesar Rp1 miliyar.


Usai majelis hakim membacakan vonis nya, sejumlah massa dari ormas islam yang sebelumnya sudah dari pagi menunggu sidang.  Langsung mengucapkan takbir dan melakukan doa bersama didalam ruangan sidang. Pasalnya,massa merasa bersukur dengan vonis yang dibacakan oleh majelis hakim. (ds/Hendri)

Komentar Anda

Berita Terkini