Medan Kota Paling Kotor, Alexander P. Marpaung : Walikota mundur dengan kehormatannya atau evaluasi Kadis-kadis terkait....

/

/ Selasa, 15 Januari 2019 / 12.18 WIB

dailysatu.com-  Dinobatkannya Medan sebagai Kota Paling Kotor oleh Kementerian Lingkungan Hidup mendapat komentar pedas dari sejumlah masyarakat kota Medan khususnya yang berselancar di media sosial (medsos).

Dalam status yang dibagikannya di akun facebook milik Alexander P. Marpaung yang dihimpun dailysatu.com, Selasa 15 Januari 2019 menuliskan hoax kah?' Medan Dinobatkan Kota Paling Kotor oleh Kementerian Lingkungan Hidup'

Tanggapan pun mulai 'berdatangan' di kolom komentar miliknya. Akun BangRomi menyebutkan komentarilah bang.....hihi.

Lalu, dr.Alexander P. Marpaung,MKT pun membalas komentar itu: “saya sebagai warga masyarakat meminta Bapak walikota mengevaluasi kadis-kadis terkait seperti dinas kebersihan dan pertamanan. Kalau memang  memungkinkan meminta pak walikota dengan kehormatan nya yang  sudah tidak amanah agar mengundurkan diri. Saya pribadi sudah lama merasa tidak memiliki perhatian walikota. Dengan berbagai keluhan-keluhan saya yang sudah di publis oleh media dan di bahas dalam reses dewan selanjutnya dibawa dalam paripurna DPRD Medan. Permasalahan yang sangat sederhana yaitu hak kami masyarakat untuk mendapat kompensasi atas kewajiban pajak yang telah saya penuhi”.

Diberitakan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan mengumumkan 10 kota terkotor dalam penilaian Adipura 2018.

Kota-kota ini memiliki capaian nilai terendah di antara ratusan kabupaten/ kota, di antaranya terkait pengelolaan tempat pemrosesan akhir atau TPA dan kebersihan fisik.

Pengumuman kota terkotor ini atas instruksi Wakil Presiden Jusuf Kalla, Senin (14/1/2019), saat memberikan sambutan dalam pemberian penghargaan Adipura di Gedung Manggala Wanabakti, Jakarta.

“Tadi saya diperlihatkan daftar (kota) yang paling tidak bersih. Saya minta itu diumumkan saja. Indonesia itu kadang-kadang baru kerja keras kalau ada rasa malu. Kalau tidak ada rasa malu kadang membiarkan saja, menyerahkan pada orang lain,” kata Kalla. (ds/romisyah)
Komentar Anda

Berita Terkini