Iswanda : Masih banyak warga Medan yang tidak mendapatkan ­pelayanan kesehatan

/

/ Senin, 21 Januari 2019 / 19.16 WIB
Anggota DPRD Medan, Iswanda Ramli saat Sosialisasi I Tahun 2019 Perda l Perda Nomor 4 Tahun 2012 ten­tang Sistem Ke­seha­tan Masya­rakat di Jalan Karya Dharma, Kelurahan Polonia, Kecamatan Medan Polonia, Medan 21 Januari 2019.

dailysatu.com
-Meski sudah disahkan dan dibuku­kan­ menjadi lembaran Peraturan Dae­rah,Perda Nomor 4 Tahun 2012 ten­tang Sistem Ke­seha­tan Masya­rakat di Kota Medan belum sepenuhnya   ber­jalan dan dilaksanakan dengan baik.

Terbukti, hingga kini masih banyak warga Medan yang tidak mendapatkan pe­layanan yang baik dari fasilitas ke­sehatan seperti pusat ke­sehatan ma­sya­rakat (Puskesmas) dan rumah sakit (RS).

Padahal Perda Sistem Kesehatan Masyarakat sudah sangat jelas menga­tur terkait hak dan ke­wa­jiban Pe­me­rintah Kota Medan dan masyarakat­nya dalam mendapatkan pe­layanan kesehatan.

Hal tersebut disampaikan anggota DPRD Medan, Iswanda Ramli saat Sosialisasi I Tahun 2019 Perda l Perda Nomor 4 Tahun 2012 ten­tang Sistem Ke­seha­tan Masya­rakat di Jalan Karya Dharma, Kelurahan Polonia, Kecamatan Medan Polonia, Medan 21 Januari 2019.

Nanda mengungkapkan, Pemerintah Pusat telah memberlakukan Sistem Kesehatan Nasional bagi setiap warga negaranya. Hal ini dibuktikan dengan telah dikeluarkannya Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 72 Tahun 2012 tentang Sistem Kesehatan Nasional.

Adanya Perpres tersebut, sambungnya, maka setiap Pemerintahan Daerah di Indonesia wajib menjalankan Sistem Kesehatan di daerahnya masing-masing. Oleh karena itu, Pemerintah Kota Medan bersama DPRD Kota Medan telah membahas dan mengesahkan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 4 Tahun 2012 tentang Sistem Kesehatan Kota Medan.

"DPRD Kota Medan terus mendorong agar Pemko Medan untuk dapat memastikan kepada jajarannya supaya amanat dari Perda Nomor 4 Tahun 2012 dapat dijalankan dan diterapkan dengan baik. Sebagaimana dalam Bab II Pasal 2, bahwa tujuan Perda salah satunya adalah meningkatkan mutu pelayanan kesehatan yang aman, adil, terjangkau dan terbuka bagi masyarakat. Kemudian, meningkatkan akses masyarakat untuk memperoleh pelayanan kesehatan," tuturnya.

Diakui Wakil Ketua DPRD Medan itu, saat ini kondisi warga di Kota Medan mengharapkan fasilitas ke­sehatan seperti Puskesmas bisa lebih berperan dan maksimal dalam melaya­ni, sehingga masyarakat tidak lagi harus susah payah ke rumah sa­kit.

"Karena pelayanan ke Puskesmas bu­­ruk, warga terpaksa mengharapkan Ru­mah Sakit," jelasnya kepada ratusan konstituen yang hadir.

Agar Perda tersebut dapat berjalan, sambung politisi Golkar ini, dimintakan agar Walikota Medan segera menerbitkan Peraturan Walikota (Perwal) tentang sistem kesehatan masyarakat ini.

"Kita minta Pemko Medan segera terbitkan Perwal agar Perda sistem kesehatan masyarakat ini dapat berjalan.

Seperti diketahui dalam Perda Nomor 4 Tahun 2012 tentang Sistem Kesehatan Masyarakat  di Kota Medan semuanya mengatur soal sistem kesehatan masyarakat Kota Medan.

"Seperti dalam Bab II pasal 2 bahwa tu­­juan Perda salah satunya mening­kat­kan mutu pelayanan kesehatan yang aman, adil, terjangkau dan ter­buka bagi masyarakat, kemudian me­ningkatkan akses masyarakat untuk mem­peroleh pelayanan kesehatan," jelasnya.

Dalam Bab III pasal 3, kata Nanda begitu sapaan akrabnya bah­wa Perda ini meliputi subsistem ter­kait regulasi kesehatan, pembiayaan    ke­sehatan, sediaan alat farmasi, alat ke­sehatan dan makanan, juga meliputi manajemen informasi kesehatan dan pemberdayaan.

"Jadi sesuai Perda ini maka sudah jelas apa hak dan kewajiban masyara­kat dan pemerintah. Dengan adanya Per­da ini sudah seharusnya tidak ada­lagi permasalahan di lapangan seperti abai­nya petugas kesehatan dalam me­layani masyarakat," pungkasnya.(ds/romisyah)

Komentar Anda

Berita Terkini