Game Zone Bebas Beroperasi di Dekat Rumah Ibadah dan Sekolah

/

/ Senin, 28 Januari 2019 / 21.17 WIB

dailysatu.com
- Sejumlah warga Jalan Imam Bonjol Kota Kisaran, merasa resah dan gerah dengan bukanya perjudian game zone di lokasi Eks Pasar Kisaran yang merupakan Pusat Inti Kota.

Pasalnya, praktik perjudian bermodus tembak ikan itu bebas beroperasi tanpa adanya pelarangan oleh aparat penegak hukum dan aparat pemerintah kabupaten Asahan.

Bahkan yang lebih ironisnya lagi, perjudian mesin game zone tembak ikan milik pengusaha turunan itu membuka usahanya berdekatan dengan rumah ibadah dan sekolah  Falahiyah.

"Pengusaha judi modus tembak ikan game zone itu sangat terlalu berani saya lihat. Karena,dia terlalu nekat membuka usahanya berdekatan dengan rumah ibadah Vihara Maha Budhisattva dan Mesjid  Raya serta sekolah Falahiyah,"ujar Endang Setiyawan salah seorang cucu pendiri pesantren Falahiyah Kisaran pada  dailysatu.com ,Senin (28/1) sekira pukul 16:07 WIB melalui selulernya.

Ironisnya lagi, tambah Endang Setiyawan lagi, pihak pemerintah kabupaten melalui Dinas Perizinan dan Penanaman Modal Kabupaten Asahan, kenapa terlalu gampang mengeluarkan izin operasional dan izin lokasi usaha game zone yang berdekatan dengan rumah ibadah tanpa mengkroscek.

Bahkan yang mirisnya lagi, sambung Endang Setiyawan, aparat penegak hukum polres Asahan sepertinya terkesan tutup mata. Soalnya,mereka tidak ada melakukan tindakan untuk menutup atau menghentikan usaha permainan judi modus tembak ikan itu.

"Saya secara pribadi dan selaku penerus yayasan Falahiyah Kisaran,merasa keberatan dengan adanya permainan game zone dekat dengan sekolah. Pasalnya, permainan judi tembak ikan itu berdekatan dengan rumah ibadah dan sekolah kami,"tegas Endang mengakhiri.

Terpisah, Kepala Dinas Perizinan dan Penanaman Modal Asahan,Darwin Nasution ketika dikofirmasi wartawan,Senin (28/1) sekira pukul melalui selulernya, tidak mengangkat saluran telepon.

Sementara,Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Kabupaten Asahan,Rahmat Hidayat Siregar ketika dikonfirmasi wartawan,Senin (28/1) sekira pukul 17:20 WIB melalui selulernya, mengaku tidak mengetahui adanya permainan ketangkasan game zone itu membuka usahanya berdekatan dengan rumah ibadah dan sekolah Falahiyah

Juru bicara pemkab Asahan ini juga mengaku terkejut dengan adanya usaha game zone di eks pasar Kisaran itu. Soalnya dirinya selama ini mengetahui bahwa eks pasar kisaran itu tempat lokasi olahraga permainan bulu tangkis.

"Saya tidak tahu ada buka lokasi game zone disana. Setahu saya itu lokasi orang main bulu tangkis. Besok akan coba saya pertanyakan ke Kepala Perizinan dan Penanaman Modal Asahan,kenapa bisa dikeluarkan izinnya yang dekat dengan rumah ibadah dan sekola falahiyah,"sebut Rahmat Hidayat Siregar.

Pantauan wartawan,dilokasi permainan ketangkasan game zone dilapangan melihat,ada beberapa meja mesin game zone yang besar,ada permainan slot seperti mickymouse dan lainnya. Sementara pemain yang datang kalau mau main harus memberikan sejumlah uang kepada kasir wanita untuk di buatkan kredit koin permainan. Sedangkan pemain yang akan main harus masuk dari pintu belakang yang  memang sudah disediakan tempat parkir. Sedangkan dari pintu depan lokasi eks pasar kisaran itu, tidak ada pintu masuknya. Karena sudah ditutup untuk masuk dari depan.(ds/hendri)




Komentar Anda

Berita Terkini