Diduga Proyek Siluman Beredar Di Asahan, Sekretaris Mabmi Minta Bupati Bertindak Tegas

/

/ Kamis, 03 Januari 2019 / 21.56 WIB
dailysatu.com - Semestinya setiap  pengerjaan proyek dari pemerintah pusat maupun daerah, pelaksana harus memasang plang. Sehingga masyarakat tahu, dari mana dan berapa sumber dana proyek tersebut.

Seperti yang terjadi di Dusun II Desa Terusan Tengah, Kecamatan Tinggi Raja, Kabupaten Asahan atau di sekitar Danau Teratai. Pembangunan sebuah proyek mirip trowongan yang tidak diketahui sumber dananya dan tidak memiliki plang sebagai informasi bangunan tersebut itu.

Melihat hal tersebut Sekretaris Majelis Budaya Melayu Indonesia(Mabmi) Asahan Ok Moch Rasyid sangat kecewa dengan pekerjaan bangunan yang mirip trowongan itu, pasalnya bangunan tersebut tidak memiliki plang informasi sebagai sumber dana.

"Ini sudah bisa dikatakan proyek siluman, dikarenakan tidak tahu sumber dana dan dinas mana yang mengalokasikan,"ujar Sekretaris Mabmi Asahan, Kamis (3/01/2019).

Lebih lanjut Ok Moch Rasyid sangat menyayangkan, bahwa proyek bangunan tak jelas itu ada di Kabupaten Asahan artinya kita harus terbuka dan transparan terkait bangunan di Asahan karena sesuai peraturan setiap bangunan yang ada harus memiliki plang sebagai sumber alokasinya.

"Bupati Asahan Taufan Gama Simatupang segera meninjau pejabat dinas terkait timbulnya proyek siluman ini, kita tidak tahu ini kerjaan dari mana barangkali dari Dinas Perkim atau PUPR Asahan,"ungkap pemuda melayu ini dengan tegas.

Ia meminta agar Taufan Gama Simatupang selaku Bupati Asahan Segera mencopot Dinas yang berkaitan dengan pembangunan itu.

"Saya meminta agar pihak penegak hukum agar memeriksa dan memanggil kadis PU dan kadis perkim untuk mengetahui keberadaan proyek tersebut," tegas.(ds/Nanda)
Komentar Anda

Berita Terkini