Binluh 30 Siswa SMA Musda Perbuangan, Ini Arahan AKP Martualesi

/

/ Rabu, 09 Januari 2019 / 17.37 WIB

dailysatu.com-Sat Narkoba Polres Serdang Bedagai ( Sergai) melakukan kegiatan Bimbingan Penyuluhan ( Binluh) dengan sasaran sekitar 30 orang pelajar dari SMA Musda Perbaungan, Rabu (9/1/2019) sekira pukul 12.00 WIB.


Kegiatan yang dipimpin Kasat Narkoba AKP Martualesi Sitepu SH MH bersama KBO, Iptu Defta dan personil Sat Narkoba ini  dilakukan di stand Polres Sergai yang bertempat di Lapangan Replika Perbaungan dalam rangka hari jadi ke 15 tahun Kabupaten Sergai.


Dalam arahannya Kasat Narkoba Polres Sergai ini mengajak para pelajar agar tidak terlibat dalam penyalahgunaan narkoba dan mengenali sedini mungkin jenis - jenis narkoba dengan memperlihatkan alat peraga narkoba yang disiapkan di stand Polres Sergai.


" Peredaran narkoba saat ini sudah mewabah yang tidak mengenal batasan umur,bjenis kelamin dan status sosial. Sehingga setiap orang harus terpanggil dan peduli dengan bahaya penyalah gunaan narkoba," terang AKP Martualesi.


Mantan Kapolsek Kutalimbaru ini juga mengatakan Narkoba sumber masalah, sumber petaka,sumber kejahatan dan sumber penyakit dan bahkan banyak orang orang yang mati overdosis karena narkoba, lihatlah akibat penyalahgunaan narkoba berdampak secara meluas yaitu secara fisik merusak kesehatan hingga mengakibatkan kematian, fisikis berdampak pada pengguna yang merubah sifat perilaku menjadi agitatif atau brutal serta berdampak pada lingkungan sosial yaitu tingginya angka kejahatan.


" Marilah kita peduli dengan penyalahgunaan narkoba ini jangan melibatkan diri untuk nemakai ataupun menjual karena akan diproses hukum. Silahkan apabila ada informasi tentang penyalah gunaan narkoba hubungi kami di no 08126345618," imbaunya.


Diakhir kegiatan Kasat Narkoba ini mengajak para pelajar deklarasi komitmen menolak narkoba dilanjutkan dengan guru pendamping Muh Fauzan Syaufi mendeklarasi peran serta dari pelajar SMA Musda Perbaungan mensukseskan Pemilu Damai 2019 dengan menolak berita hoax dan ujaran kebencian serta menolak politik uang.(ds/woe)
Komentar Anda

Berita Terkini