4 orang Komplotan Pembobol ATM Ditembak Polisi

/

/ Kamis, 17 Januari 2019 / 10.30 WIB

dailysatu.com-Polres Asahan berhasil mengamankan Kompolotan pembobolan ATM dengan modus menjadi petugas teknisi atm.

Hal ini dijelaskan Kapolres Asahan AKBP Faisal Napitupulu dengan Kasat Reskrimnya AKP Ricky Pripurna Atmaja dan Kanit Jahtanras IPDA Muhammad Khomaini Kamis 17 Januari 2019.

"4 pelaku ini terpaksa kita tembak betisnya, karena berusaha kabur dan melakukan perlawanan saat dibekuk petugas,"Kata AKBP Faisal.

Dijelaskannya lagi bahwa  keempat tersangka masing-masing, Saparudin (42), warga jalan Brigjen Katamso Medan, Efendi Syahputra (24), warga Bandar Selamat Kecamatan Medan Tembung, Abdi Putra (32), warga Jalan Letda Sujono, Kecamatan Medan Tembung dan Bob Zulfikar (32), warga Perumnas Mandala, Kecamatan Percut Sei Tuan, Deliserdang.

"Kita juga bekerja sama dengan polres labuhan batu untuk mengamankan para pelaku, karena komplotan ini melakukan aksinya diseputar Provinsi Sumatera Utara,"jelasnya.

Adapula modus tersangka saat melakukan aksinya,sebelum korban hendak memgambil uang di mesin atm, para tersangka sebelumnya sudah melengketkan alat pengganjal di mesin atm tersebut, setelah itu dirinya berdiri didepan atm seakan akan seperti oprator teknisi mesin atm.



Ketika korban memasuki pintu ATM sikorban pun memasuki kartunya kemesin atm saat hendak mengambil uang, kemudian sikorban merasa bingung mengapa atm nya gak bisa masuk, melihat korban bingung disitu kesempatan pelaku yang bermodus teknisi oprator atm melakukan aksi pembobolan nya dengan menukarkan atm yang kosong dengan atm korban yang berisikan uang, lalu pelaku menanyakan apa pin atm tersebut agar bisa diperbaiki setelah korban memberikan kode pin atm nya,  pelaku pun dengan cepat menukar atm nya.

"Untuk wilayah Kabupaten Asahan, mereka melakukan aksinya di kawasan Kota Kisaran, Simpang Empat dan Aek Ledong. Sedangkan kota lain nya yakni Medan, Tebing Tinggi, Serdang Bedagai, dan kemungkinan juga sudah beraksi di Labuhan Batu karena mereka kita tangkap di sana”, ungkap AKBP Faisal.

Dari para tersangka, polisi menyita barang bukti sebanyak 31 kartu ATM dari berbagai bank, 4 unit handphone, uang tunai Rp7.150.000, 1 pack tusuk gigi, serta 1 unit mobil Toyota Calya BK 1991 FB yang digunakan saat beraksi.(ds/dicky saragi)
Komentar Anda

Berita Terkini