Wujudkan Medan Bersih Sampah Dengan Bangun Peradaban

/

/ Kamis, 27 Desember 2018 / 10.05 WIB

dailysatu.com-Salah satu upaya yang bisa dilakukan untuk mewujudkan Kota Medan bersih dari sampah dengan membangun peradaban.  Artinya, membangun kesadaran individu, rumah tangga dan masyarakat bahwa sampah adalah ancaman nyata bagi kehidupan manusia. Oleh karenanya sampah harus dikelola dengan baik.

Demikian disampaikan Rektor Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) dalam Rapat Bulanan Dewan Riset Daerah (DRD) Kota Medan yang kali ini mengusung tema,
“Peradaban Budaya Bersih dan Sampah Tanggung Jawab Bersama” di Balai Kota Jalan Kapten Maulana Lubis belum lama ini.

Membangun kesadaran seperti itu, jelas Agussani, dapat dilakukan melalui berbagai media dan kesempatan seperti seminar, diskusi, festival, materi khotbah, penelitian dan perlombaan kebersihan.


Selain itu bis ajuga dilakukan dengan melakukan cara-cara teknis yang lebih menantang dan kreatif di antaranya dengan menggagas tokoh-tokoh pelopor peradaban bersih tingkat masyarakat, sekolah (SD, SMP dan SMA) dan peguruan tinggi.

“Tokoh pelopor ini diperlombakan dengan kriteria dan persyaratan  yang sebelumnya sudah ditentukan. Untuk mendapatkan tokoh ini, masyarakat bisa bersinergi dengan pihak akademisi atau kampus. Dari pencarian tokoh pelopor inilah diharapkan munculnya semangat kesadaran membangun peradaban bersih tersebut,” kata Agussani.

Pendapat Agussani dikuatkan dengan saran dari Rektor Universitas Negeri Medan selaku Ketua DRD Kota Medan Prof Dr Syawal Gultom. Dikatakan Syawal, keterlibatan masyarakat pada peradaban budaya bersih sangat menentukan. Untuk itu diperlukan strategi  yang simultan pada tiga domain yakni masyarakat harus sadar bahwa kerja bakti setiap Minggu wajib digalakkan kembali.

Sedangkan Dr Syahril Effendi selaku Dosen Fakultas Teknologi Informasi Universitas Sumatera Utara dalam rapat itu mengusulkan agar dibuatnya  program edukasi akan pentingnya budaya bersih dan mengelola sampah kepada anak sekolah mulai dari tingkat pendidikan anak usia dini (PAUD) sampai dengan perguruan tinggi.  Selain itu masyarakat juga harus membentuk relawan kebersihan dan mengedukasi masyarakat betapa pentingnya budaya bersih dan mengelola sampah menjadi barang berguna.

Rapat  DRD Kota Medan dibuka Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi MH diwakili Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kota Medan Drs H Marasutan MPd. Rapat kali  ini bertujuan mendengarkan saran dan pendapat dari para Dewan Riset Daerah (DRD) Kota Medan terkait penanganan kebersihan di Kota Medan.

Setelah seluruh peserta rapat memberikan pendapat dan saran,Kepala Balitbang Kota Medan Marasutan akhirnya menyimpulkan bahwasannya penanganan kebersihan di Kota Medan dilakukan melalui edukasi  gerakan membudayakan bersih sejak dini yang dimulai dari diri sendiri dan keluarga. Lalu diadakannya sosialisasi yang intens baik itu melalui pertemuan-pertemuan keagamaan maupun rapat-rapat pertemuan masyarakat.(ds/lilik)

Komentar Anda

Berita Terkini