Warga Medan Johor dan Tuntungan Dambakan BPJS Gratis

/

/ Minggu, 23 Desember 2018 / 20.11 WIB
Anggota DPRD Medan Drs Proklamasi K Naibabo, Minggu (23/12) saat menggelar sosialisasi Perda Nomor 7 Tahun 2016 tentang Retribusi Pelayanan Kesehatan yang diselenggarakannya di Jalan Luku Simpang Pos Medan yang dihadiri ratusan warga.

dailysatu.com
-Masyarakat Kecamatan Medan Johor dan Medan Tuntungan mempertanyakan bagaimana mendapatkan kartu BPJS gratis. Pada umumnya masyarakat yang hadir menyatakan memiliki BPJS mandiri namun tidak sanggup lagi membayarnya.

Begitu juga dengan kurang responnya rumah sakit dalam melayani pasien BPJS juga disampaikan masyarakat kepada Anggota DPRD Medan Drs Proklamasi K Naibabo, Minggu (23/12) saat menghadiri sosialisasi Perda Nomor 7 Tahun 2016 tentang Retribusi Pelayanan Kesehatan yang diselenggarakannya di Jalan Luku Simpang Pos Medan yang dihadiri ratusan warga.

Dalam pertemuan itu, Juarni warga Luku 1 Medan Johor mempertanyakan bagaimana menggantikan kartu berobat yang lama ke KIS atau BPJS. Hal yang sama disampaikan Afniar yang mempertanyakan, anaknya yang berusia 26 sudah tidak ditanggung Askes. Untuk itu dia mempertanyakan bagaimana cara mengurus BPJS gratis yang disebut-sebut ada diberi Pemko Medan.

Sementara Hotma warga Gang Kelapa Pintu Air IV Kwala Bekala mempertanyakan dirinya sudah memiliki BPJS mandiri namun saat tidak sanggup lagi membayarnya. Hotma mempertanyakan cara mengalihkannya ke BPJS gratis yang disediakan Pemko Medan.

Sugianto dan Suparno warga Bunga Pariama 1 Kecamatan Medan Tuntungan meminta Pemko Medan agar mengutamakan kesehatan warga dan administrasi kependudukan terutama kepada warga Medan yang berusia muda untuk mendapatkan KTP, agar bisa melamar kerja.

Menanggapi itu, Politisi Partai Gerindra itu mengatakan prinsipnya kartu kesehatan yang lama bisa diusulkan untuk pindah ke BPJS. “Nanti kita koordinasikan ke Pemko Medan bagaimana cara peralihan tersebut,” ujarnya lagi.

Intinya untuk mendapatkan BPJS gratis yang disiapkan Pemko Medan, warga tinggal menyerahkan fotocopy KTP, KK dan mengambil Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM). Sebagai wakil rakyat, Proklamasi menyatakan kesiapannya dalam membantu warga yang membutuhkan BPJS gratis, namun harus benar-benar tidak mampu. 

Ditambahkan Wakil Ketua Partai Gerindra Kota Medan itu, di tahun 2019, Kota Medan sudah menganggarkan Rp.21 miliar yang diperuntukkan bagi masyarakat kurang mampu agar mendapatkan pelayanan kesehatan melalui BPJS. Dengan dana sebesar itu, sudah ditargetkan untuk mengcover 75 ribu masyarakat kurang mampu.

Sementara bagi warga yang kurang mampu dan tidak memiliki BPJS silahkan saja langsung berobat ke rumah sakit, karena Pemko Medan sudah mengcover pembayarannya dan sudah dianggarkan di beberapa rumah sakit yang dirujuk Pemko sebagai tempat berobat.

“Masyarakat yang tidak mampu, namun sakit, langsung saja berobat ke rumah sakit, biayanya akan ditanggung Pemko Medan,” ujarnya meyakinkan warga.(ds/romisyah)
Komentar Anda

Berita Terkini