Satu Lagi Otak Pelaku Perampokan Di Marelan Ditembak Polisi

/

/ Kamis, 13 Desember 2018 / 18.07 WIB
Teks foto : Tersangka Dendi Alias Mage saat ditanya oleh Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Ikhwan SH,MH 
dailysatu.com - Akhirnya pelarian Dendi Ginting alias Mage (28) warga Komplek Panggon Indah, Kelurahan Rengas Pulau, Kecamatan Medan Marelan otak pelaku perampokan ruko di Pasar IV,Kelurahan Rengas Pulau, Kecamatan Medan Marelan harus terhenti.

Setelah tim, gabungan Polres Pelabuhan Belawan dan Polsek Labuhan berhasil meringkusnya.

Pelaku berhasil ditangkap, Rabu (12/12/2018) dari tempat persembunyiannya di Tanjung Tiram, Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara.

Seperti pelaku sebelumnya, Dendi Ginting alias Mage harus mendapatkan hadiah timah panas petugas. Lantaran, mencoba melakukan perlawanan saat hendak dilakukan penangkapan.

Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Ikhwan SH,MH yang didamping Waka Polres Kompol Taryono Raharjo SH,SIK,MH, Kapolsek Medan Labuhan Kompol Rosyid Hartanto, Kapolsek Belawan Kompol Safrudin Tama, Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan AKP Jeriko dihadapan wartawan mengatakan, timnya telah berhasil menangkap satu orang lagi pelaku dan otak perampokan di Kecamatan Medan Marelan beberapa waktu lalu.

"Berkat kerja keras tim yang dipimpin Kasat Reskrim Polres Pelabuhan, akhirnya satu orang lagi otak perampokan di Medan Marelan Berhasil ditangkap. Pelaku terpaksa kita lakukan tindakan tegas, lantaran mencoba melakukan perlawanan saat akan ditangkap. Sedangkan satu pelaku lagi masih buron dan masih kita kejar," ucapnya.

Lebih lanjut Kapolres Pelabuhan Belawan mengatakan, selain pelaku pihaknya juga mengamankan sejumlah barang buki."Sejumlah barang bukti juga berhasil disita, seperti mobil, hp, tali dan pakain untuk membekap korban,"ujar Kapolres.

Sementara itu Mage dihadapan Kapolres Pelabuhan Belawan Mengakui segala perbuatannya."Iya pak saya bersama rekan- rekan yang melakukan aksi itu, saya juga yang memukul pemilik rumah dengan linggis,"ucapnya.

"Hasil rampokan sudah habis saya buat foya- foya dan biaya selama dalam pelarian," tandas Mage. (ds/02)
Komentar Anda

Berita Terkini