Saat Reses Deni, Warga bilang Banjir di Jalan Denai tak pernah 'sembuh'

/

/ Kamis, 06 Desember 2018 / 16.31 WIB
Reses III 2018 anggota DPRD Medan, Deni Maulana Lubis di Jalan Denai Gg Rela Lingkungan II Kel Tegal Sari Mandala (TSM) II Kec Medan Denai, Kamis 6 Desember 2018.

dailysatu.com
-Masalah banjir dan infrastruktur masih dominan dikeluhkan warga yang berdomisili di Jalan Denai Medan.

Bahkan, warga menyebut persoalan banjir di kawasan mereka tidak pernah 'sembuh' dan kerap terjadi terutama pada musim hujan.

Hal itu dikatakan Haji Daud saat menghadiri reses III 2018 anggota DPRD Medan, Deni Maulana Lubis di Jalan Denai Gg Rela Lingkungan II Kel Tegal Sari Mandala (TSM) II Kec Medan Denai, Kamis 6 Desember 2018.

"Tolong lah pak, banjir di Jalan Denai itu ibarat penyakit yang tak pernah sembuh.Sedikit saja hujan udah banjir lah kawasan itu (Jalan Denai), " keluhnya.

Kata Daud, hal itu terjadi karena banyaknya drainase-drainase yang tumpat sehingga tidak mampu menampung debit air pada saat hujan turun.

"Sehingga pada saat hujan deras turun airnya tak mampu ditampung di drainase-drainase yang ada di kawasan itu, " katanya.

Selama ini, lanjutnya, kami hanya mengadu ke lurah dan camat saja, terutama masalah yang sampai sekarang belum terealisasi yaitu tidak adanya drainase, sehingga secara swadaya, masyarakat membuat sendiri selokan yang tidak sesuai standart kualitas yang sifatnya hanya sementara. Namun demikian juga tidak dapat menampung debit air jika hujan turun.

Warga lainnya, A Kadir Lubis mengatakan agar pengaspalan badan Jalan Tangguk Bongkar X Kel Tegal Wari Mandala II supaya dituntaskan.

" Saat ini jalan tersebut pengaspalan tidak berlanjut sehingga badan jalan sebagian masih rusak, "ujarnya.

Menyahuti keluhan warga itu, Deni Maulana Lubis meminta Pemko Medan dapat memperbaiki drainase dan infrastruktur sebagai skala prioritas.

" Kita minta Pemko Medan segera menyahuti keluhan warga denai ini karena Kondisi drainase di Jl Denai Simpang Jl Pancasila tumpat sehingga tidak berfungsi, "tegasnya.

Diakhir reses, Deni Maulana Lubis mengatakan, keluhan warga akan disampaikan ke Pemko Medan lewat rapat paripurna.

"Seluruh keluhan akan kami rangkum dan diteruskan ke Pemko Medan untuk ditindaklanjuti. Kita berharap Pemko dapat menyikapi skala prioritas keluhan masyarakat. Sehingga keluhan dapat segera direalisasikan," pungkasnya. (ds/romisyah)
Komentar Anda

Berita Terkini