Reses di Helvetia Timur, Dame 'Dicurhati' soal Infrastruktur hingga KIS-PBI

/

/ Senin, 10 Desember 2018 / 17.40 WIB

Reses Anggota DPRD Medan, Dame Duma Sari Hutagalung yang digelar di Jalan Setia Budi, Kelurahan Helvetia Timur Kecamatan Medan Helvetia, Senin 10 Desember 2018

dailysatu.com-Masyarakat yang bermukim di Jalan Setia Budi, Kelurahan Helvetia Timur, Kecamatan Medan Helvetia mengeluhkan tentang buruknya infrastruktur mulai dari masalah banjir hingga banyaknya lampu penerangan jalan umum (LPJU) yang tidak berfungsi atau padam.


Hal ini disampaikan sejumlah warga saat menyampaikan keluhannya pada kegiatan reses III anggota DPRD Medan, Dame Duma Sari Hutagalung, Senin 10 Desember 2018.

"Di sini (Jalan Setia Budi) kalau malam remang-remang, LPJU nya banyak yang mati," ujar perwakilan warga Br Simanjutak.

Dia mengungkapkan kekhawatirannya ketika malam hari. "Rawan jadinya, minta tolong kami supaya LPJU yang padam diperbaiki," ungkapnya.

Rusnita, warga lainnya mengungkapkan bahwa drainase ditempat tinggalnya sudah beberapa tahun tidak pernah diperbaiki.

"Karena parit (drainase) tumpat, kalau hujan jadi banjir," katanya menambahkan.

Bukan hanya persoalan infrastruktur saja, warga juga mengeluhkan masih banyaknya warga miskin di Kecamatan Medan Helvetia yang tidak menerima KIS-PBI.

Selain itu, keluhan warga menyebutkan banyak juga warga miskin tidak menerima bantuan seperti Beras Miskin (Raskin) maupun Program Keluarga Harapan (PKH).

Tarigan, Perwakilan Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Medan mengajak masyarakat untuk turut serta membantu menjaga LPJU yang ada.

Menurutnya, ada beberapa penyebab mengapa LPJU padam, salah satunya karena tangan usil masyarakat.

"Banyak material LPJU yang dicuri, makanya lampunya mati. Beberapa hari lalu kami berhasil menangkap orang yang hendak mencuri kabel LPJU di Jalan SM Raja. Makanya kami menghimbau kepada seluruh masyarakat kalau ada melihat orang yang mengutak-atik LPJU, tolong tanyakan identitasnya. Bisa jadi dia sedang mencuri," tegasnya.

Untuk memperbaiki LPJU yang rusak, lanjut dia, butuh mobil tangga. Dia menyebut Dinas Kebersihan dan Pertamanan hanya memiliki 7 unit mobil tangga.

"Di Medan ada 21 Kecamatan, kami hanya punya 7 mobil tangga, jadi kalau ada laporan memang tidak bisa langsung ditindaklanjuti, karena masih menunggu perbaikan di daerah lain," jelasnya.

Anggota DPRD Medan, Dame Duma Sari Hutagalung menyebut seluruh aspirasi yang diterimanya bakal diteruskan ke instansi terkait untuk ditindaklanjuti.

"Perbaikan infrastruktur di Kecamatan Medan Helvetia sudah diperjuangkan untuk ditampung pada APBD 2019," katanya.

Politikus Gerindra ini berharap agar tidak ada lagi keluhan infrastruktur dikemudian hari. 

Semetara soal KIS-PBI,Dame menyebutkan tahun 2019, Pemko Medan menambah alokasi anggaran sebesar Rp. 21 Miliar untuk menampung peserta KIS-PBI.(ds/romisyah)


Komentar Anda

Berita Terkini