Kompak Edarkan Sabu, Paman dan Keponakan Ditangkap Polres Sergai

/

/ Senin, 10 Desember 2018 / 13.27 WIB

dailysatu.com-Petugas Satres Narkoba Polres Serdangbedagai ( Sergai ) menggerebek sebuah rumah yang dihuni 2 orang tersangka pengedar Narkoba jenis sabu-sabu di Dusun III/Desa Pon,Kecamatan Sei Bamban Kabupaten Sergai, Sabtu (8/12/2018) sore kemarin.


Hasilnya, selain mengamankan 2 orang tersangkanya petugas juga menyita 7 paket helai plastik klip transparan berisi kristal putih yang diduga Narkotika jenis sabu dengan berat bruto 1,20 gram dan 2 unit HP merek Nokia warna silver sebagai barang buktinya. Guna pengusutan lebih lanjut kedua tersangka yang merupakan paman dan keponakan ini kemudian diboyong ke Mako Satres Narkoba Polres Sergai.


Kasat Narkoba Polres Sergai, AKP Martualesi Sitepu SH MH mengatakan ditangkapnya paman dan keponakan ini berdasarkan adanya informasi  tentang maraknya peredaran dan penyalahgunaan Narkoba di kawasan Dusun III/Desa Pon Kecamatan Sei Bamban Kabupaten Sergai.

" Informasi itu kemudian kita tindaklanjuti, dari hasil penyelidikan diketahui tersangka yang mengedarkan narkoba di TKP adalah Ade Febri alias Febri,23, warga Dusun III/Desa Pon,Kec.Sei Bamban.Kab.Sergai bersama pamannya yang bernama Supriangga alias Paklek," terang AKP Martualesi ketika ditanya wartawan via selular, Senin (10/12/2018).


Selanjutnya diceritakannya, petugas pun melakukan pemantauan. Disaat yang tepat, Sabtu (8/12/2018) petugas Satres Narkoba Polres Sergai langsung melakukan penggrebekan ke rumah tersangka. " Saat digerebek tersangka Supriangga sedang merakit alat hisap sabu ( Bong ) di ruang tamu rumahnya, " terangnya.

Kemudian untuk mencari barang bukti lainnya petugas dengan didampingi Kepala Dusun ( Kadus) melakukan penggeledahan di dalam rumah tersebut dan menemukan 7 helai plastik transparan berisi kristal, 1 bal plastik klip kosong ditemukan diatas lantai kamar, sebuah mancis dan sebuah alat isap sabu ditemukan di ruang tamu tersangka.


" Dari interogasi awal kedua tersangka ini menerangkan sudah sekitar 3 minggu lebih mengedarkan narkoba jenis sabu setiap harinya terjual 0,5 hingga 1 Gram, dimana kedua tersangka ini mendapat keuntungan 10 persen dari penjualannya tersebut. Tersangka juga mengaku mendapatkan sabu dari seseorang yang berinisial S alias AK saat ini masih dilakukan penyelidikan," ujarnya.

Akibat perbuatannya Kedua tersangka ini dijerat dengan Pasal 114 Sub 112 dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara dan denda maksimal Rp 8 miliar.(ds/woe)
Komentar Anda

Berita Terkini