Kepala BPKPAD Humbahas Dinilai Arogan

/

/ Jumat, 21 Desember 2018 / 18.58 WIB
Teks Foto : Kepala BPKPAD Jhon Harry Marbun saat dikonfirmasi 
dailysatu.com - Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Pendapatan Asset Daerah (BPKPAD) Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) Jhon Harry Marbun dinilai arogan.

Hal tersebut terjadi, disaat rapat banggar sekaitan hasil evaluasi APBD Humbang Hasundutan tahun anggaran 2019 oleh Gubernur Sumatera Utara yang dipimpin oleh Ketua DPRD Manaek Hutasoit didampingi Wakil Ketua DPRD Jimmy Togu Purba dan Marsono Simamora, Jumat (21/12/2018) bertempat di ruangan rapat kantor Sekretaris Dewan di Tano Tubu Dolok Sanggul.

Sikap kearoganan ini disampaikan Moratua Gajah dari Fraksi Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) kepada wartawan, yang walk out dari rapat banggar tersebut.

Moratua menyampaikan, awalnya dari sebuah pertanyaan sekaitan penyampaian hasil evaluasi Gubernur Sumatera Utara pada Ranperda APBD Humbang Hasundutan tahun anggaran 2019 yang telah disepakati bersama DPRD dan pemerintah setempat ini, pada 28 November 2018 lalu.

Dimana, Moratua saat itu menanyakan hasil dokumen evaluasi Gubernur kenapa tidak disampaikan ke DPRD. Kemudian, adanya nomeklatur anggaran pembelian excavator yang diusulkan 7 unit malah 2 unit direalisasikan.

Ketika itu Moratua yang menanyakan itu apa alasan menjadi 2 unit, Jhon Harry langsung bersikap tak bersahabat.

"Tidak kalian tahu itu, OPD yang bertanggung jawab disitu," kesal Moratua yang meniru jawaban Jhon Harry. "Kecilnya orang dibikin si Jhon Harry ini, kata hatiku," tambah Moratua dengan kesalnya.

Kemudian, sikap dari Jhon Harry ini juga pada penyampaian KUA PPAS APBD yang terlalu lama disampaikan ke DPRD. Padahal, lanjut dia, dalam penyampaian KUA PPAS sesuai aturan dibulan Agustus dan harus selesai dibulan itu juga. Namun, BPKPAD menyampaikan pada bulan November lalu.

Untuk itu, sambungnya, melihat sikap kearoganan Jhon Harry yang dinilai tidak menghargai DPRD khususnya pribadinya sendiri, sehingga walk out dan tidak akan menerima hasil evaluasi Gubernur tersebut.

Sebab, ia menduga dari pembahasan selama ini dilakukan bersama pemerintah setempat khusus para OPD, dokumen hasil pembahasan hingga usulan DPRD tidak disampaikan. Melainkan, ia menilai hasil rencana anggaran pemerintah itu sendiri ke Gubernur.

Menanggapi itu, Jhon Harry yang disinggung sekaitan penilaian Moratua itu, enggan berkomentar. " No comment saya soal itu," singkatnya menjawab di ruangan kantor Fraksi Golkar saat rapat banggar diskors. (ds/Carlos)
Komentar Anda

Berita Terkini