Formapa 'Geruduk'Kantor Bupati Minta Copot Kepala BKD Asahan

/

/ Rabu, 12 Desember 2018 / 17.32 WIB
Teks foto : Massa Formapa saat melakukan aksi unjukrasa di Kantor Bupati Asahan.
dailysatu.com - Dituding banyak melakukan pengelembungan anggaran (Mark Up), dan banyaknya kegiatan yang berpotensi di korupsi oleh Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Asahan.

Puluhan massa yang mengatasnamakan Forum Masyarakat Peduli Asahan (Formapa) Geruduk Kantor BKD di Jalan Jenderal Sudirman Komplek Kantor Bupati Asahan,Rabu (12/12/2018) sekira pukul 10:30 WIB.

Aksi massa yang dipimpin oleh kordinator lapangan Epi Hamdana itu, tidak luput dari pengawalan ketat aparat kepolisian polres dan Satpol PP Pemkab Asahan.

Massa yang datang dengan mengendarai dua becak motor dan beberapa sepedamotor itu, juga membawa spanduk yang bertuliskan kecaman terhadap kepala BKD serta membawa megaphone.


"Kami minta Bupati Asahan,Taufan Gama Simatupang untuk segera mencopot kepala BKD Sofyan. Karena kami nilai banyak melakukan tindak pidana korupsi dengan melakukan "Mark Up" anggaran yang ada di satuan kerja BKD,"tegas Epi Hamdana dalam orasinya.

Selain itu, Epi Hamdana juga mendesak agar aparat penegak hukum kejaksaan dan kepolisian Asahan. Untuk segera melakukan pemeriksaan Sofyan selaku kuasa pengguna anggaran di BKD.

Pasalnya,pihak kami menduga, lanjut Epi Hamdana,semua anggaran BKD banyak kami temukan terindikasi korupsi mulai dari anggaran Diklat Prajabatan,seleksi penerimaan CPNS,seleksi terbuka pimpinan tinggi pertama dan anggaran belanja rutin berkala kendaraan dinas/operasional. Semuanya kami duga terindikasi di mark up.

"Kalau Bupati Asahan tidak segera mencopot kepala BKD Sofyan. Selanjutnya kami akan melaporkan kasus ini dan kembali melakukan aksi unjukrasa di Poldasu dan Ke Kejatisu,"ujar Bormen Panjaitan orator yang juga korlap.

Massa  secara bergatian melakukan orasi di depan Kantor BKD. Akhirnya pengunjukrasa langsung diterima oleh Kepala BKD Asahan Sofyan yang dalam jawabannya, didepan pendemo membantah semua tudingan yang di alamatkan kepadanya.

"Kalau yang para pendemo tuding ke saya itu benar dan real. Saya siap mempertanggung jawabkannya lahir bathin. Bahkan saya siap dipenjara kalau semua yang kalian tuding real adanya,"tegas Sofyan dalam jawabannya.

Usai mendengar jawaban dari kepala BKD Asahan,akhirnya para pendemo membubarkan diri secara tertib.(ds/Hendri)
Komentar Anda

Berita Terkini