Eldin : Peringatan Maulid Nabi Tak Hanya Seremoni Belaka

/

/ Senin, 03 Desember 2018 / 20.20 WIB
Teks foto : Ist

dailysatu.com - Lapangan Sepakbola Rengas Pulau  tak mampu menampung ribuan umat Muslim  yang menghadiri Peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW 1440 H, Senin (3/12).

Meski tempat yang disediakan tak cukup untuk menampung seluruh jamaah yang hadir namun peringatan hari kelahiran Rasullah berjalan dengan penuh khidmat mendengarkan tausiah yang disampaikan Al Ustadz Muhammad Nur Maulana.
                
Warga tampak sangat antusias mengikuti peringatan maulid yang digelar Pemko Medan tersebut. Sejak pagi mereka telah berkumpul di lapangan menunggu acara dimulai. Jumlah warga terus bertambah sehingga tempat yang disediakan tak mampu menampung seluruh jamaah.  Meski pun tidak sedikit warga yang berdiri karena tidak dapat tempat namun mereka tetap antusias mengikuti maulid hingga berakhir.
                
Selain ribuan warga, maulid turut dihadiri Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi MH didampingi Ketua TP PKK Kota Medan Hj Rita Maharani SH, Wakil Wali Kota Ir H Akhyar Nasution MSi bersama Wakil Ketua TP PKK Hj Nurul Khairani Lubis,  Sekda Kota Medan Ir H Wirya Alrahman MM, unsur Forkopimda Kota Medan,  Wakil Ketua DPRD Medan Iswanda Nanda Ramli, anggota DPRD Medan Mulia Asri Rambe, tokoh masyarakat, tokoh agama, alim ulama, pimpinan OPD serta ibu-ibu pengajian.
                
Dihadapan ribuan jemaah yang didominasi kaum ibu, Wali Kota dalam sambutannya  mengajak semua untuk merefleksikan kembali tentang kesejarahan  lahirnya Nabi Muhammad SAW. Sebagai Rasul akhir zaman, Wali Kota  mengatakan, ada 4 sifat yang diberikan Allah SWT kepada Rasullah yakni shididiq (benar), amanah(dipercaya), fathonah (cerdas) dan tabligh (menyampaikan).
 “Sifat-sifat inilah yang seharusnya kita sebagai umat Muslim  harus meneladainya,” kata Wali Kota.
                
Sementara itu Ustadz Nur Maulana dalam tausiahnya yang berdurasi sekitar dua jam itu, mengajak seluruh jamaah yang hadir untuk senantiasa memuji Allah SWT atas limpahan nikmat dan rahmat yang telah telah diberikan. Kemudian mengingatkan untuk senantiasa mengikuti ajaran dan teladan Nabi Besar Muhammad SAW sebagai tuntutan maupun  panutan dalam kehidupan sehari-hari.
              
“Mari kita senantiasa mensyukuri setiap nikmat yang diberikan Allah SWT. Dengan memperbanyak syukur, niscaya Allah SWT akan menambahkan nikmat tersebut. Jangan banyak mengeluh dan jangan pernah sekalipun meninggalkan shalat lima waktu,” pesan Ustadz Maulana.
               
Disamping itu pentausiah kelahiran Makasar, Sulawesi Selatan tersebut mengingatkan agar semua selalu memuliakan anak yatim piatu sebagaimana yang dilakukan Rasullah SAW selama masa hidupnya. Menyikapi saat ini tahun politik, ustadz yang  identik dengan ucapan “jamaah oh jamaah” berpesan agar semua memaknai perbedaan dalam berpolitik secara dewasa. “Jangan sampai perbedaan menjadikan perpecahan diantara kita!”  pungkasnya.(ds/lm)
Komentar Anda

Berita Terkini