Dua Loket Bus di Jalan SM Raja Disegel

/

/ Minggu, 23 Desember 2018 / 09.47 WIB

dailysatu.com- Tim gabungan Pemko Medan kembali melajutkan penertiban dan penyegelan loket bus di kawasan Jalan Sisingamangaraja Medan, Jumat (21/12).


Kali ini yang menjadi objek penertiban dan penyegelan adalah dua loket bus milik PO Galant dan PT Tunas Kencana.

Namun, upaya itu sedikit mendapat penolakan dari pihak pemilik dan karyawan. Hal ini terlihat dari perdebatan antara Kasatpol PP Kota Medan dengan pihak pemilik bus. Mereka tidak terima dipindahkan ke terminal amplas. Namun hal ini tak dapat ditolerir, mengingat kedua loket bus tersebut tak memiliki ijin.

 Sementara itu, Kadishub Kota Medan Renward Parapat menyatakan, penertiban yang dilakukan bukan secara tiba-tiba tanpa adanya pemberitahuan terlebih dahulu.

“Kami selalu menjalankan semua sesuai prosedur. Artinya setiap kali kita temukan loket bus bermasalah kami terlebih dahulu memberi surat peringatan bagi mereka agar ditindaklanjuti. Tapi fakta dilapangan para pemilik tidak memperdulikan surat peringatan tersebut dan akhirnya tim gabungan mengambil langkah penertiban sekaligus penyegelan,” jelas Renward.

Lebih lanjut, Renward mengatakan bahwa tidak dibenarkan dan tidak diperbolehkan bagi setiap loket bus untuk beroperasi di kawasan Jalan Sisingamangaraja.

Karena sebutnya, kehadiran loket-loket bus tersebut dapat menimbulkan kemacetan dan selain itu juga Pemko Medan telah memberi tempat bagi para pelaku usaha angkutan untuk beroperasi di tempat yang telah disediakan yaitu Terminal Terpadu Amplas.(ds/lilik).





Komentar Anda

Berita Terkini