Dinkes Medan bilang DBD itu penyakit 'orang kaya'

/

/ Selasa, 04 Desember 2018 / 12.14 WIB

dailysatu.com- Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Medan menyebutkan potensi bahaya dari penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) kebanyakan disebabkan oleh masyarakat yang berpenghasilan menengah keatas.

Sebab, penyakit DBD
akan lebih besar dimiliki oleh warga yang tinggal di lingkungan bersih dan dekat taman dibanding masyarakat yang hidup di tempat-tempat kotor atau kumuh.

"Nyamuk Aedes Aegypti itu kami sebut nyamuk 'orang kaya' karena biasanya nyamuk itu hidup di penampungan-penampungan air bersih bukan di tempat-tempat kotor atau kumuh, " kata Sekretaris Dinkes Medan, Irma Suryani saat menerima kunker Komisi B DPRD Medan, Selasa 4 Desember 2018.

Kata Irma, kurangnya perhatian terhadap potensi DBD bagi masyarakat menengah ke atas di Medan menyebabkan banyaknya bagian dari warga Medan yang terkena penyakit tersebut setelah musim hujan berlalu.

"DBD ini kan jentik nyamuknya bersarang di air yang bersih, bukan kotor, " katanya.

Sementara, dalam kesempatan itu disampaikan sepanjang tahun 2018 bahwa penyakit DBD di Medan terjadi sebanyak 300-an kasus.

"Dari Januari-Oktober 2018, ada sebanyak 300-an kasus DBD yang terjadi di Medan, " pungkasnya. (ds/romisyah)

Komentar Anda

Berita Terkini