Diduga Tak Miliki Izin Limbah B3, LSM Bara Api Surati Klinik Dr H.Naga Bakti

/

/ Minggu, 30 Desember 2018 / 14.01 WIB
Teks foto : Limba medis yang dibuang sembarangan oleh pihak Klinik Dr.H.Naga Bakti Harahap 
dailysatu.com - Diduga tidak ada izin penampungan Limbah Bahan Berbahaya Beracun (B3), ketua Dewan pimpinan Cabang Lembaga Swadaya Masyarakat Barisan Rakyat Anti Korupsi (DPC LSM BARA API) Kabupaten Padang Lawas Utara Mora Bangun Simbolon mengirim surat kepada  Klinik Dr.H.Naga Bakti Harahap yang berada di Jalan Naga Sati-Pasar Gunung Tua, Kecamatan  Padang Bolak, Kab. Paluta pada, Senin (24/12/2018) lalu.

Ketua DPC LSM Bara Api Mora Bangun Simbolon mengatakan,  pihaknya telah melakukan monitoring sesuai fakta yang ditemui dilapangan dan menemukan sejumlah barang bukti limba B3 yang dibuang begitu saja.

"Sebelumnya kita tak yakin kalau klinik tersebut tidak memiliki izin, namun apa yang kita temui diluar perkiraan," ucap Mora kepada dailysatu.com, Minggu (30/12/2018).

Lebih lanjut dijelaskan Mora untuk mendirikan sebuah klinik, seharusnya lebih dahulu mendapatkan Dokumen Izin IPAL Medis, Dokumen Pemantauan Lingkungan (UPL), Dokumen Upaya Pengelolaan Lingkungan (UKL), serta Izin Tempat penyimpanan Sementara (TPS) Limbah Bahan Berbahaya Beracun (B3) Medis maupun Non Medis Klinik.

"Persyaratan itulah yang di duga sama sekali tidak dimiliki oleh klinik dr. H.Naga Bakti Harahap,"ujar  Mora.

Sementara itu, Dr H. Naga Bakti Harahap yang dikonfirmasi melalui via telepon mengatakan, mengakui kalau kliniknya tidak memiliki izin tersebut, dan yang bersangkutan juga mengatakan  kalo kliniknya di tutup pasti masyarakat yang mau berobat nanti pasti banyak yang tidak akan tertolong.

" Kalau klinik saya di tutup, pasti masyarakat yang mau berobat  banyak yang tidak akan tertolong," sebutnya agak sepele.

Lebih lanjut Dr Naga Bakti juga mengatakan, semua klinik di Paluta ini tak memiliki izim limba. bahkan Rumah Sakit tidak ada satu pun yang berizin.

" Lagian jangan kan klinik saya, klinik yang lain pun bahkan Rumah sakit yang ada di Paluta ini satu pun tidak ada yang memiliki izin tersebut" tandasnya.(ds/Malik)
Komentar Anda

Berita Terkini