Ada Proyek Dikerjakan Tanpa Plank Merk di Kantor Kejari Paluta

/

/ Rabu, 05 Desember 2018 / 09.08 WIB

dailysatu.com- Kejaksaan Negeri (Kejari)  Padang Lawas Utara (Paluta) diminta tidak tutup mata terhadap pengerjaan proyek penataan interior kantor Kejari Paluta sebesar Rp.150 Juta.

Sebab, proyek yang bersumber dari APBD  tersebut dikerjakan tanpa plank merk.

Hal itu dikatakan Ketua DPC LPP Tipikor RI Akhiruddin Siregar kepada dailysatu.com, Selasa 4 Desember 2018 kemarin.

"Seharusnya, Kejari Paluta sebagai Tim Pengawal dan Pengawas Pemerintahan dan Pembangunan Daerah (TP4D) tidak 'biarkan' proyek tanpa plank merk itu dikerjakan.Apalagi, di kantornya (Kejari) sendiri, " tegasnya.

Bak pepatah, kata Akhir, Kejari Paluta dinilai hanya melihat 'Kutu di kepala orang namun kutu dikepala sendiri dibiarkan.

Dia menambahkan berdasarkan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 29 PRT/M/2016 tentang pedoman persyaratan Teknis Bangunan Gedung serta Permen PU Nomor 29 Tahun 2006 dan Intruksi Presiden nomor 7 tahun 2015 tentang Aksi Pencegahan dan pemberantasan tindak pidana korupsi serta Peraturan Jaksa Agung Republik Indonesia PER-014/A/JA/11/2016 tentang Mekanisme Kerja Teknis dan Administrasi Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintahan dan Pembangunan Kejaksaan RI.


"Mengingat terbentuknya peraturan tersebut harusnya pihak kejari Paluta lebih dulu membenahi diri sendiri baru membenahi orang lain" jelas Akhir.

Sementara Kasi Intel saat di temui di kantornya, Selasa 4 Desember 2018 mengaku kalau pihaknya sebagai TP4D sudah membuat surat tegoran kepada beberapa pihak kontraktor dan besok mereka akan melakukan kordinasi dengan instansi terkait.

"kita sudah membuat surat teguran kepada pihak kontraktor dan besok kita  akan kordinasi dengan PUPR Paluta" ucapnya.(ds/MB/Mul)
Komentar Anda

Berita Terkini