Ada Foto di Buku Yasin, Oknum DPRD Paluta ini Diduga Lecehkan Umat Islam

/

/ Sabtu, 01 Desember 2018 / 18.58 WIB

dailysatu.com-Sejak beredarnya foto dan video salah satu oknum Dewan di daerah Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) membuat beberapa Kalangan Lembaga dan Masyarakat  keberatan sangat atas ulah oknum anggota dewan tersebut.

Diketahui oknum Dewan yang ingin nyaleg lagi tersebut merupakan salah satu anggota  dewan  di DPRD Paluta dengan inisial HAS yang ikut lagi dalam kontestasi Pemilihan DPRD Paluta untuk dapil Dua.



Di dalam foto dan Vidio tersebut  jelas nampak foto HAS di Buku Surat Yassin yang di duga merupakan salah satu bahan kampanye yang di dalamnya terdapat foto oknum caleg yang notabene nya di ketahui non muslim.

Berdasar Informasi yang dihimpun Buku Surat Yassin ini diedarkan di dapil dua yaitu Kecamatan Halongonan, Halongonan Timur, Dolok dan Dolok Sigoppulon.

"Saya ummat Islam dan ketua DPC LSM Bara Api sangat keberatan dan akan melaporkan ini ke pihak yang berwajib" ujar Mora Nangun Simbolon.

Menurut Simbolon ini sudah termasuk salah satu bentuk pelecehan ke ummat Muslim khusus Paluta dan umumnya seluruh negara Indonesia  dan termasuk kategori penistaan agama.

"Ini termasuk kategori penistaan agama Islam"  cetusnya.

Dan Simbolon menyebutkan dalam waktu dekat ini akan membawa persoalan ini ke ranah hukum.

"Kita akan laporkan ini ke pihak yang berwajib " pungkasnya.

Hal Senada  Ketua DPC LPP TIPIKOR RI Paluta Akhiruddin Siregar mengungkapkan ada - ada aja ulah oknum caleg HAS ini, menurutnya caleg ini menghalalkan segala cara untuk meraup suara rakyat dengan membawa- bawa nama agama.

" Ini lah mental oknum caleg di Paluta menghalalkan kan segala cara untuk meraup suara dari rakyat" ungkap akhir.

Terpisah HAS ketika dikonfirmasi melalui telepon  mengakui dan mengatakan kalau mengedarkan surat Yasin di dapil dua dan persoalan ini sudah ditangani oleh pihak MUI.

"Iya bg dan masalah ini sudah di serahkan ke Pihak Majelis Ulama Indonesia(MUI) Paluta" ujarnya via telepon Sabtu 1 Desember 2018.

Ketua  MUI Paluta H Mukti Ali ketika dijumpai dirumahnya sabtu 1 Desember 2018 menerangkan bahwa dalam Persoalan ini oknum Dewan itu sudah minta maaf kepada ketua MUI Paluta, Ketua NU, Ketua Forum Kerukunan Ummat  Beragama (FKUB), Ketua ICMI, Ketua Karang Taruna Paluta melalui konferensi Pers di Kantor MUI Paluta.

"Sesuai dengan konferensi tersebut oknum caleg itu sudah meminta Maaf, dan akan menarik buku surat Yassin dari peredaran" katanya.

Lebih lanjut Mukti mengatakan jumlah buku Yasin yang di edarkan ada sebanyak 300 buah dan sudah ditarik dari masyarakat sebanyak 223. Dan oknum Dewan tersebut katanya akan bertanggungjawab untuk menarik sisanya.

" Oknum caleg ini bertanggung jawab dan berjanji akan menarik sisanya dari peredaran" ungkapnya.(ds/MALIK/Bangun)
Komentar Anda

Berita Terkini