815 Penyandang Disabilitas Akan Mencoblos

/

/ Senin, 17 Desember 2018 / 16.34 WIB
Teks foto : Ketua KPUD Asahan Hidayat SP.
dailysatu.com - Sebanyak 815 orang penyandang disabilitas se Kabupaten Asahan, akan menggunakan hak pilihnya pada pemilihan umum tahun 2019 nanti.

Dari 815 orang penyandang disabilitas yang akan memberikan hak pilihnya, diantaranya adalah penyandang Tunadaksa, Tunanetra, Tunarungu dan Tunagrahita serta penyandang disabilitas lainnya.

Hal ini dikatakan oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Asahan, Hidayat SP pada Dailysatu.com di kantornya, Senin ( 17/12/2018) sekira pukul 11:45 WIB di Jalan Sisingamangaraja Kisaran.

Menurutnya, sebanyak 815 orang penyandang disabilitas yang sudah berhak menggunakan hak pilihnya dari Daftar Pemilih Tetap (DPT) hasil perbaikan yang kedua berjumlah 516.248 orang pemilih. Yang terbagi dengan sebanyak 25767 orang pemilih pria dan sebanyak 258481 orang pemilih wanita dengan jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) sebanyak 2663.

"Dari hasil DPT perbaikan kedua dengan jumlah pemilih sebanyak 516.248 jiwa. Akhirnya sudah kami lakukan rapat pleno, kami tetapkan sebanyak 815 orang penyandang disabilitas se Asahan yang sudah berhak memberikan hak pilihnya pada tahun 2019 nanti,"ujar Hidayat SP.

Selain itu, kata Hidayat,dari seluruh penyandang disabilitas yang akan melakukan pemilihan ke sejumlah TPS. Pihaknya juga akan melakukan pelayanan yang khusus kepada orang yang kurang normal tersebut, dengan cara akan menyiapkan akses untuk mempermudah penyandang disabilitas untuk datang dan memilih.

"KPUD akan memberikan pelayanan khusus bagi penyandang disabilitas se Asahan. Dengan cara menyediakan alat bantu template agar mempermudah mereka ketika akan melakukan penyoblosan dibilik suara,"sebut Hidayat.

Bahkan kata Hidayat, selain alat bantu template yang akan diberikan khusus kepada penyandang disabilitas untuk mempermudah mereka memilih. Pihaknya juga akan mengintruksikan kepada PPK dan KPPS untuk mendampingi mereka sampai ke bilik suara.

Untuk itu,KPUD Asahan juga akan melakukan Bimbingan Tehknis (Bintek) pada PPK dan KPPS agar mengerti bagaimana cara melayani khusus pemilih penyandang disabilitas.

"Pokoknya di pemilu ini. Semua penyandang disabilitas akan diberikan pelayanan khusus. Agar mereka mau memberikan hak pilihnya meski dengan keadaan tidak normal seperti pemlih lainnya,"ungkap Hidayat.(ds/Hendri)
Komentar Anda

Berita Terkini