Wabup Humbahas Sampaikan Nota Pengantar Ranperda Tentang APBD T.A 2019

/

/ Senin, 26 November 2018 / 18.10 WIB
Keterangan Gambar : Wakil Bupati Humbahas saat menyampaikan nota pengantar Ranperda Tentang APBD tahun anggaran 2019, Senin 26 November 2019.

dailysatu.com
- Wakil Bupati Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), Saut Parlindungan Simamora menyampaikan nota pengantar Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Tentang Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran 2019 dalam rapat paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Senin 26 November 2018 di gedung kantor DPRD Kabupaten Humbahas.

Rapat paripurna tersebut dipimpin Wakil Ketua DPRD Kabupaten Humbahas, Jimmi Togu Purba dan dihadiri Ketua DPRD, Manaek Hutasoit, Sekretaris Daerah (Sekda), Drs Tonny Sihombing, Wakapolres Humbahas Kompol David P Silalahi, Pabung 0210/TU Mayor Holden Gultom, Ketua TP PKK Ny Lidia Kristina Dosmar Banjarnahor, dari Kejari Humbahas, Pison SH serta Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Humbahas.

Saut Parlindungan Simamora saat menyampaikan nota pengantar Ranperda APBD T.A 2019 mengatakan, bahwa agenda sidang paripurna DPRD merupakan momen penting bagi kesinambungan pembangunan daerah untuk tahun anggaran 2019 yang akan datang.

"Agenda sidang paripurna DPRD Kabupaten Humbang Hasundutan kali ini merupakan momen penting bagi kesinambungan pembangunan daerah di Kabupaten Humbang Hasundutan yang kita rencana untuk tahun 2019 mendatang. Sebagaimana telah kita ketahui bahwa nota kesepakatan Kebijakan Umum APBD (KUA) dan Prioritas Dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) tahun anggaran 2019 telah disepakati bersama antara pimpinan dewan dengan eksekutif pada hari kamis 1 November 2018 kemarin",kata saut.

Saut juga menyampaikan bahwa pemerintah terus mendorong kinerja investasi dan perdagangan,untuk menstimulasi pertumbuhan ekonomi nasional.

"Pembangunan infrastruktur dan perbaikan iklim investasi menjadi prioritas utama pemerintah dalam mendorong perekonomian nasional tahun 2019 mampu tumbuh lebih baik pada posisi 5,4 sampai 5,8 persen dari posisi saat ini sebesar 5,17 persen. Dimana pembangunan daerah tahun 2019 diprioritaskan pada lima sektor utama yakni, sektor pendidikan dan kesehatan, pembangunan wilayah, pertanian dan pariwisata, ekonomi kerakyatan, tata kelola pemerintahan", ucapnya.

Saut menambahkan, bahwa rancangan APBD tahun anggaran 2019 mengalami peningkatan sebesar 14,58 persen.

"Gambaran umum rancangan APBD tahun anggaran 2019 ini dari sisi pendapatan mengalami peningkatan dibanding tahun 2018. Pendapatan pada APBD tahun anggaran 2018 sebesar Rp. 876.762.977.524 sedangkan pada rancangan APBD tahun anggaran 2019 sebesar Rp. 1.004.596.631.491 atau naik sebesar 14,58 persen",tambahnya.(ds/carlos)


Komentar Anda

Berita Terkini